The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kasus COVID-19 Mengamuk, China Kembali Lockdown, Warga Diminta Tetap di Rumah
Warga China melakukan tes COVID-19. (REUTERS/Thomas Peter)
Health

Kasus COVID-19 Mengamuk, China Kembali Lockdown, Warga Diminta Tetap di Rumah

Tempat hiburan ditutup.

Rabu, 06 Juli 2022 19:00 WIB 06 Juli 2022, 19:00 WIB

INDOZONE.ID - Bisnis, sekolah, dan restoran di kota Xi'an, China akan tutup selama satu minggu, kata para pejabat Selasa (5/7/2022). Hal ini lantaran kasus COVID-19 di China kembali melonjak.

Demi mengurangi infeksi COVID-19 semakin menyebar di setiap daerah, China memutuskan untuk melakukan penguncian dan membataskan perjalanan.

Kota bersejarah Xi'an dengan 13 juta penduduk sempat lockdown selama sebulan pada akhir tahun lalu. Kini kota tersebut telah melaporkan 18 kasus sejak Sabtu di sebuah cluster yang didorong oleh varian Omicron yang menyebar begitu cepat.

Pejabat kota Zhang Xuedong mengatakan pada konferensi pers hari Selasa bahwa Xi'an akan menerapkan tindakan pengendalian sementara tujuh hari. Warga diminta untuk tetap tenang demi mengurangi infeksi silang.

"Kita harus berpacu melawan waktu dan virus, untuk menjaga dari semua kemungkinan risiko dan bahaya tersembunyi, dan dengan tegas menghindari ledakan dalam penyebaran komunitas," kata Zhang, dikutip dari News 18.

Dilansir News 18, tempat-tempat hiburan, termasuk pub, kafe internet, dan bar karaoke akan ditutup mulai tengah malam pada Rabu, kata pemerintah kota dalam sebuah pemberitahuan.

Baca juga: Manfaatkan Bagian Tubuh Manusia, MUI Tetapkan Vaksin COVID-19 Cansino asal China Haram

Restoran tidak akan diizinkan untuk melayani pengunjung di dalam ruangan, tapi bisa melayani dengan cara takeaway.

Sekolah akan memulai liburan musim panas lebih awal dan universitas akan ditutup.

Beberapa warga di kota wisata itu mengungkapkan kekecewaannya atas aturan lockdown.

"Sepertinya mereka kecanduan penguncian. Apa lagi yang mereka lakukan?" tulis seseorang di platform Weibo yang mirip Twitter.

"Ini dia lagi," keluh yang lain.

Menurut Komisi Kesehatan Nasional (NHC), pada hari Selasa China mencatat 335 kasus domestik baru, sebagian besar tidak menunjukkan gejala.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US