The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut di Sekolah, Kemendikbud Diminta Segera Keluarlan SE
Ilustrasi anak sakit. (Freepik)
Health

Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut di Sekolah, Kemendikbud Diminta Segera Keluarlan SE

Sabtu, 14 Mei 2022 08:25 WIB 14 Mei 2022, 08:25 WIB

INDOZONE.ID - Wabah hepatitis akut yang penyebabnya masih belum diketahui atau misterius menjadi perhatian berbagai pihak di Indonesia karena infeksinya terus bertambah.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudin mendesak kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) agar dapat mengeluarkan surat edaran penanggulanan penyebaran kasus hepatitis akut misterius di tengah pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Hetifah mengatakan, bilamana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengeluarkan surat edaran namun untuk khalayak umum. Untuk itu dia ingin Kemendikbud Ristek bisa mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan hepatitis akut di lingkungan sekolah.

“Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran, namun untuk khalayak umum. Oleh karena itu, saya mendesak Kemendikbudristek agar turut mengeluarkan surat edaran langkah pencegahan virus hepatitis khususnya di lingkungan sekolah," ungkap Hetifah kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Dikatakan Hetifah surat edaran itu berupa imbauan agar pihak sekolah menutup sementara kantin, kemudian, siswa wajib membawa bekal ke sekolah, mencuci tangan hingga memakai masker di lingkungan sekolah.

Baca juga: DPR Desak agar Hepatitis Akut Cepat Ditangani, Pemerintah: Seluruh Sumber Daya Dikerahkan

"Misalnya, sementara waktu, kantin wajib tutup, pelajar wajib bawa bekal, protokol kesehatan seperti cuci tangan dan memakai masker juga harus tetap dilaksanakan di lingkungan sekolah,” lanjut Hetifah.

Selain itu, Hetifah juga harap vaksinasi hepatitis semakin digalakkan. Diharapkan dengan sudahnya divaksin hepatitis ini bisa mencegah penyebaran virus tersebut.

“Walau vaksin hepatitis telah diwajibkan bagi bayi Indonesia, cakupannya belum maksimal. Saya berharap pemerintah menggalakkan vaksin ini lebih massif. Agar tercipta kekebalan jangka panjang,” kata Politisi Golkar tersebut.

Dia berujar setelah masa reses berakhir, Komisi X DPR berencana melakukan pembahasan bersama Kemendikbud Ristek ihwal aturan PTM di tengah merebaknya virus Hepatitis akut misterius.

“Masa sidang DPR RI akan dimulai pada 17 Mei. Kami akan segera membahas hal ini dengan Kemendikbudristek,” tandasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Fitri
Harits Tryan Akhmad
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US