Ini Tanda-tanda Seseorang Mengalami Sindrom Kelelahan Kronis
Ilustrasi kelelahan (Unsplash/Christian Erfurt)
Health

Ini Tanda-tanda Seseorang Mengalami Sindrom Kelelahan Kronis

Rabu, 15 Januari 2020 11:44 WIB 15 Januari 2020, 11:44 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa orang mungkin pernah merasa masih lelah meski sudah beristirahat cukup. Jika kamu adalah salah satu orang yang pernah mengalami hal tersebut, bisa jadi ini petanda bahwa kamu mengalami sindrom kelelahan kronis.

Dokter spesialis penyakit dalam dari rumah sakit St. Carolus, Jakarta dr. Laurentius Aswin Pramono, mengatakan orang yang mengalami sindrom kelelahan kronis biasanya tenaganya tidak akan pulih meski sudah istirahat yang cukup.

Kelelahan
Ilustrasi Kelelahan (Unsplash/Kinga Cichewicz)

Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini, kata Laurentius, ialah dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan, salah satunya seperti liburan.

"Harus healing secara fisik dan mental. Lakukan hal-hal yang menyenangkan, liburan itu kebutuhan setiap individu menurut saya," ujar Laurentius.

Selain itu, penderita sindrom kelelahan kronis juga bisa kehilangan konsentrasi, sakit tenggorokan, mengalami pembesaran kelenjar getah bening di leher atau ketiak.

Adapun gejala lainnya yaitu penderita akan mengalami nyeri otot atau persendian yang tidak bisa dijelaskan, sakit kepala bahkan tidur pun jadi tidak nyenyak.

Namun, untuk penyebab sindrom ini sendiri masih belum diketahui. Masalah sistem kekebalan tubuh orang yang mengalami sindrom kelelahan kronis mungkin sedikit terganggu.

kelelahan
Ilustrasi kelelahan (Unsplash/Bruno Aguirre)

Akan tetapi, tidak jelas apakah masalah ini cukup untuk menyebabkan gangguan tersebut.

Selain itu, orang yang memiliki sindrom kelelahan kronis juga kadang-kadang mengalami kadar hormon abnormal dalam darah yang diproduksi di hipotalamus, kelenjar hipofisis, atau kelenjar adrenal.

Faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko sindrom kelelahan kronis yaitu faktor usia, jenis kelamin hingga stres. Sindrom ini paling sering menyerang orang yang berusia 40 tahun ke atas. Penderitanya kebanyakan adalah wanita.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dina
Dina

Dina

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU