The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Bahaya Diabetes Mematikan, Bisa Sebabkan Berbagai Penyakit Ini
Ilustrasi diabetes. (Freepik)
Health

Bahaya Diabetes Mematikan, Bisa Sebabkan Berbagai Penyakit Ini

Kamis, 17 November 2022 19:03 WIB 17 November 2022, 19:03 WIB

INDOZONE.ID - Penyakit diabetes diketahui memasuki 4 besar penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Tercatat dari data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia menjadi negara dengan penderita diabetes tertinggi kelima di dunia sebesar 19,2 juta jiwa atau 10,6 persen.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Rudy Kurniawan, SpPD, DipTH, MM, MARS menegaskan, diabetes adalah sumber dari berbagai penyakit. Atau disebut diabetes Mother of Diseases.

“Kondisi diabetes saat ini sangat mengkhawatirkan, mengingat diabetes merupakan Mother of Diseases karena menyebabkan munculnya kompilasi berbagai penyakit seperti hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, gagal ginjal, kebutaan serta komplikasi berbagai organ lainnya," ujar Rudy dalam Media Workshop bertajuk "Batasi Konsumsi Gula untuk Cegah Diabetes" yang digelar oleh Nutrifood, di Akmani Hotel, Jakarta Pusat, pada Kamis (17/11/2022).

Baca Juga: Waduh! Indonesia Jadi Negara Ke-3 Konsumsi Gula Tertinggi di ASEAN

Tak hanya itu, dia menilai individu dengan riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Glukosa Darah Puasa (GDP) harus lebih memerhatikan kesehatan.


 
"Individu dengan riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atau Glukosa Darah Puasa (GDP) terganggu atau kelompok pre-diabetes perlu lebih memerhatikan diri dan menerapkan pola hidup sehat salah satunya dengan memperhatikan asupan makanan dan minuman, agar kondisi mereka tidak berlanjut menjadi diabetes melitus," imbuhnya.

Baca Juga: Perhatian! Gula Darah Tinggi Bukan Cuma karena Makanan Terbuat dari Gula

Ilustrasi diabetes.
Ilustrasi diabetes. (Freepik)

dr Rudy Kurniawan melanjutkan, meski konsumsi gula berlebihan berbahaya, bukan berarti masyaraka tidak boleh mengonsumsi gula. Konsumsi gula harus dalam batas wajar.

 “Konsumsi gula berlebih sangat berkontribusi terhadap tingginya asupan kalori yang dapat meningkatkan diabetes. Namun bukan berarti masyarakat sama sekali tidak boleh mengonsumsi gula. Masyarakat boleh mengonsumsi gula dengan batasan yang telah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI," tutur dia.


"Selain itu, masyarakat khususnya kelompok pre-diabetes dan diabetes juga memiliki alternatif pengganti gula berupa pemanis rendah kalori. Hal ini tentunya perlu diimbangi dengan aktivitas fisik yang rutin, dan membatasi konsumsi gula, garam dan lemak dengan memperhatikan label kemasan sebelum makan," tandas dr Rudy.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dewi Kania
Arvi Resvanty
Dewi Kania
Editor
Arvi Resvanty
Reporter
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US