The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Presiden Singapura Positif COVID-19 saat Omicron BA.4 dan BA.5 'Menggila', Ini Gejalanya
Presiden terpilih Singapura Halimah Yacob (TODAY SINGAPORE/Nuria Ling).
Health

Presiden Singapura Positif COVID-19 saat Omicron BA.4 dan BA.5 'Menggila', Ini Gejalanya

Waspada!

Rabu, 06 Juli 2022 10:00 WIB 06 Juli 2022, 10:00 WIB

INDOZONE.ID - Presiden Singapura Halimah Yacob dinyatakan positif COVID-19 di tengah merebaknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Beruntung dia hanya mengalami gejala ringan seperti flu. 

“Baru saja dites positif COVID-19 dengan gejala flu ringan," ujar Halimah melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Senin (4/7/2022).

Dikutip dari The Star, Presiden Halimah mengaku bersyukur sebab telah divaksin booster sehingga tidak mengalami keparahan yang berarti. 

“Syukurnya, saya sudah divaksinasi dan booster. Saya berharap bisa sembuh segera dan minta maaf tak bisa menghadiri agenda pekan ini,” sambungnya. 

Sebelumnya, dia sempat menghadiri acara di Bukti Timeah pada Sabtu (2/7/2022). Acara tersebut dalam rangka Dies Natalis ke-65 Fakultas Hukum.

Halimah bahkan sempat juga memimpin parade Hari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) di hari sebelumnya. Di mana dilaporkan lebih dari 2.000 Prajurit Nasional Siap Operasi SAF (NSmen), Prajurit Nasional Penuh Waktu (NSF), dan Reguler menghadiri pawai tersebut.

Baca juga: Kabar Baik! Wamenkes Sebut Kasus COVID-19 Landai Meski Tingkat Positif Tinggi

Sementara itu, kasus COVID-19 di Singapura terus melonjak. Bahkan per Selasa (5/7/2022), penambahan kasus positif mencapai lebih dari 12.000 pasien.

Angka tersebut meningkat 10 persen dari Selasa pekan lalu. Hal ini dikarenakan gelombang baru COVID-19 akibat dari subvarian Omicron BA4 dan BA5.

Sebab dari semua infeksi saat ini, sekitar 50 persen berasal dari subvarian tersebut. Namun, menurut Menteri Kesehatan Ong Ye Kung gelombang saat ini tidak separah gelombang sebelumnya.

"Untuk gelombang saat ini, penilaian kami tidak akan separah gelombang Omicron yang kami alami awal tahun ini. Lebih banyak dari kita yang mendapatkan kekebalan yang lebih kuat, baik melalui suntikan penguat atau pemulihan dari infeksi," katanya. 

Pihaknya juga mengaku telah mengantisipasi gelombang yang muncul saat ini. Meski begitu, ia tak mengira bahwa akan terjadi lebih awal dari dugaan awalnya yaitu pada Juli menuju Agustus.

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Fahrizal Daulay
Anisa Rizwani
JOIN US
JOIN US