The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Pemerintah Putuskan PPKM Masih Berlangsung, Daerah Tuntut Tetapkan Status Endemi
Tradisi salaman bermaaf-maafan dilakukan setelah dua tahun Pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat pandemi COVID-19. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Health

Pemerintah Putuskan PPKM Masih Berlangsung, Daerah Tuntut Tetapkan Status Endemi

Senin, 09 Mei 2022 20:06 WIB 09 Mei 2022, 20:06 WIB

INDOZONE.ID - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau berharap pemerintah pusat mengubah pandemi menjadi endemi, seiring dengan penurunan angka kasus aktif di daerah setempat.

"Kemarin selama 4 hari nihil semua, jadi kita mengharapkan pemerintah pusat bisa mengubah statusnya menjadi endemi, agar kita bisa hidup normal kembali," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam seperti yang dilansir Antara, Senin (9/5/2022).

Menurut Didi, situasi COVID-19 di Kota Batam saat ini sudah sangat kondusif.

"Kalau nantinya status pandemi menjadi endemi kita tidak ada strategi khusus, sama seperti flu biasa," kata dia.

Dengan menganggap COVID-19 seperti flu, maka penyakit akibat Virus Corona menjadi seperti sakit biasa.

Selain itu, capaian vaksinasi dosis penguat di Batam juga relatif tinggi, hampir 50 persen dari target sasaran.

"Dan untuk di Kepri, vaksinasi dosis 1 dan 2 kita yang paling tinggi," katanya.

Satuan tugas penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat tiga kasus tambahan pada Sabtu (7/5).

Berdasarkan data Satgas Batam, dua dari tiga pasien kasus aktif, pada Sabtu (7/5), dinyatakan meninggal dunia karena komorbid, menyisakan seorang yang masih dirawat di rumah sakit rujukan.

Sebelumnya Kota Batam dinyatakan nihil kasus selama empat hari berturut-turut. Begitu pula pada Ahad (8/5), tidak ada tambahan kasus aktif baru.

Sementara itu pemerintah pusat masih keukeh memberlakukan status pandemi Covid-19 dengan masih berlangsungnya PPKM se-Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan kalau PPKM di wilayah Jawa dan Bali masih tetap diberlakukan.

Tampaknya belum ada tanda-tanda akan berakhir, karena batas kapan berakhir PPKM masih belum ditentukan.

"Hingga hari ini masih dan akan terus memberlakukan aturan PPKM Jawa Bali hingga waktu yang masih belum ditentukan, mengikuti hasil evaluasi secara regular yang dipimpin langsung oleh Presiden," kata Luhut melalui konferensi persnya seca

ra virtual.

Menurut Luhut pemberlakuan PPKM Jawa Bali masih terus berlangsung karena dikhawatirkan pandemi Covid-19 masih tetap mengancam kesehatan masyarakat.

"Ini dilakukan semata-mata untuk mengurangi dampak buruk dari Covid-19 dan memberikan kekebalan bagi masyarakat," ucapnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US