The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cacar Monyet Mewabah, Rusia Dinilai 'Biang Kerok' Bikin Senjata Biologi dari Virus Ini
Cacar monyet jadi penyakit yang ditakuti di Eropa. (Foto/Metro.co.uk)
Health

Cacar Monyet Mewabah, Rusia Dinilai 'Biang Kerok' Bikin Senjata Biologi dari Virus Ini

Sabtu, 21 Mei 2022 19:28 WIB 21 Mei 2022, 19:28 WIB

INDOZONE.ID - Merebaknya wabah cacar monyet bikin warga Eropa Barat khawatir. Saat ini wabah yang sudah menjangkiti di 12 negara diyakini merupakan produk senjata biologis Rusia.

Wabah tersebut saat ini sudah menyebar ke Kanada, AS dan Australia.

Siapa mengira kalau ilmuwan militer Rusia telah meneliti penggunaan cacar monyet sebagai senjata biologis hingga setidaknya awal 1990-an.

Seperti yang dilansir Metro, menurut wawancara yang baru muncul kembali dengan mantan kolonel tentara Rusia Ken Alibek, Rusia dinilai masih meneruskan proyek senjata biologi cacar air.

Ken Alibek merupakan wakil kepala program senjata biologis Uni Soviet hingga runtuh pada tahun 1991.

Dia mengatakan Federasi Rusia sebagai penerus tetap menjalankan program itu sampai setahun kemudian dan mengklaim saat itu dia mengawasi 32.000 karyawan lebih dari 40 fasilitas senjata biologi.

Setelah pindah ke AS, ia mengungkapkan bagaimana Soviet telah menyelidiki berbagai penyakit menular untuk digunakan dalam peperangan, dengan fokus pada cacar hingga pemberantasannya melalui program vaksin global.

Dalam wawancara tahun 1998 dengan staf di American Chemical and Biological Weapons Nonproliferation Project (CBWNP), dia menjelaskan bahwa kasus-kasus menyimpang yang disebabkan kebocoran senjata biologi yang tik sengaja di Rusia sekarang akan 'sulit untuk dijelaskan kepada komunitas internasional'.

"Jadi kami mengembangkan program khusus untuk menentukan 'model' virus apa yang dapat digunakan sebagai pengganti cacar manusia. Kami menguji virus vaccinia, virus cacar tikus, virus cacar kelinci, dan virus cacar monyet sebagai model untuk cacar," katanya.

Katanya semua pekerjaan penelitian dan pengembangan akan dilakukan menggunakan virus model ini.

"Setelah kami memperoleh serangkaian hasil positif, hanya perlu dua minggu untuk melakukan manipulasi yang sama dengan virus cacar dan untuk menimbun agen perang. Kami akan memiliki di gudang senjata kami virus cacar yang diubah secara genetik yang dapat menggantikan yang sebelumnya,” katanya.

Alibek menyebut Kementerian Pertahanan Rusia diyakini tetap melanjutkan program senjata biologi cacar monyet untuk 'menciptakan senjata masa depan' setelah berakhirnya Uni Soviet.

Pada tahun yang sama, dia dibawa ke hadapan sidang Kongres Amerika Serikat, di mana dia mengatakan 'dia yakin bahwa program senjata biologis Rusia belum sepenuhnya dibongkar'.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Fahrizal Daulay

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US