The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Anak yang Makan Buah dan Sayuran Punya Kesehatan Mental yang Lebih Baik
Ilustrasi anak makan buah dan sayuran. (Pexels/Alex Green)
Health

Anak yang Makan Buah dan Sayuran Punya Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Hasil penelitian.

Sabtu, 16 Oktober 2021 15:38 WIB 16 Oktober 2021, 15:38 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa rutin memakan buah dan sayuran segar baik untuk pikiran. Terutama pada anak yang sedang tumbuh kembang.

Penelitian yang dipublikasikan di BMJ Nutrition, Prevention & Health menunjukkan bahwa asupan buah dan sayuran yang lebih tinggi sangat terkait dengan kesehatan mental yang lebih baik pada anak sekolah menengah.

Selain itu, penelitian menunjukkan sarapan dan makan siang bergizi dikaitkan dengan kesejahteraan emosional, berapa pun usianya.

Para peneliti menggunakan survei dari lebih dari 50 sekolah di Inggris. Secara total hampir 11.000 siswa menyelesaikan survei (dengan 8.823 survei yang valid) dan bukti menunjukkan bahwa skor kesehatan mental rata-rata adalah 46,6% dari 70 untuk anak-anak sekolah menengah dan 46 dari 60 untuk anak-anak sekolah dasar.

Dari jumlah tersebut, hanya 25% anak sekolah menengah dan 28,5% anak sekolah dasar yang melaporkan makan lima porsi buah dan sayuran yang direkomendasikan setiap hari.

Sepuluh dan sembilan persen masing-masing tidak makan buah dan sayuran. Sekitar 21% anak-anak sekolag menengah dan 12% siswa sekolah dasar hanya makan minuman non-energi atau tidak sama sekali untuk sarapan, sementara 11% tidak makan siang.

BACA JUGA: Update Corona Dunia 16 Oktober: 240 Juta Kasus, 218 Juta Sembuh

Penelitian menemukan bahwa siswa yang makan satu atau dua porsi harian buah dan sayuran mencetak 1,42 unit lebih tinggi. Sementara makan tiga atau empat porsi menunjukkan peningkatan 2,34 unit. Anak-anak yang makan lima porsi atau lebih memiliki skor 3,73 unit lebih tinggi.

"Buah dan sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Banyak anak dan keluarga tempat saya bekerja tidak cukup makan makanan ini," kata Audrey Koltun, salah satu peneliti.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Utami Evi Riyani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US