The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

BA.4 dan BA.5 Mengintai, Singapura Siap Hadapi Gelombang Baru COVID-19, Indonesia?
Ilustrasi penanganan pandemi COVID-19 (Freepik/D-Keine)
Health

BA.4 dan BA.5 Mengintai, Singapura Siap Hadapi Gelombang Baru COVID-19, Indonesia?

Waspada!

Senin, 06 Juni 2022 20:35 WIB 06 Juni 2022, 20:35 WIB

INDOZONE.ID - Pandemi belum usai. Warga dunia masih dihantui kemunculan varian baru COVID-19.

Negara tetangga Singapura bahkan tengah bersiap menghadapi varian BA.4 dan BA.5 yang merupakan subvarian Omicron.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung menyebut dua varian itu akan merebak pada bulan depan.

“Beberapa bulan, mungkin Juli, mungkin Agustus," ujar Ong Ye dilansir Channel News Asia, Senin (6/6/2022).

Ong Ye menjelaskan pemerintah Singapura telah memastikan semua layanan kesehatan siap untuk menangani pasien COVID-19.

Mereka mulai meningkatkan kapasitas tempat tidur dan meningkatkan tingkat vaksinasi booster di antara orang tua (lansia).

Langkah antisipasi ini diambil sehubungan varian BA.4 dan BA.5 tumbuh pesat di Afrika. Varian ini juga sudah muncul di Inggris, Eropa kontinental, dan AS. 

Sebelumnya, Singapura juga telah melaporkan ada 3 kasus pertama varian ini dan berhasil diatasi.

“Kami merasakan BA.4 dan BA.5, ini adalah gelombang yang bisa kami lewati. Tapi jangan berpuas diri, tetap bersiaplah,” beber Menkes Ong Ye.

Sementara itu, kasus COVID-19 di Indonesia mulai melandai sejak beberapa waktu terkahir. 

Berdasarkan data yang diinformasikan dalam situs resmi Covid19.co.id, penambahan kasus Corona pada hari ini, Senin (6/6), sebanyak 342. Sehingga, totalnya menjadi 6.057.142 kasus.

Baca juga: Pandemi Belum Usai! Satgas Wanti-Wanti Lonjakan Kasus COVID-19, Muncul Varian Baru Lagi?

Jumlah penambahan kasus tersebut menurun jika dibandingkan dengan penyebaran virus Corona pada hari sebelumnya, Minggu (5/6/2022) yakni sebanyak 388 kasus.

Meski begitu, pengendalian terhadap pandemi tetap dilakukan. Apalagi varian BA.4 dan BA 5 bukan sesuatu yang bisa diabaikan. 

“Terkendalinya kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia, bukan berarti upaya pengendalian tidak dilakukan. Malahan, pengendalian beserta pengawasan terus dijalankan menyesuaikan perkembangan terkini,” jelas Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku beberapa waktu lalu.

Prof Wiku mengungkap pemerintah terus memantau perkembangan pandemi COVID-19 khususnya yang terjadi di dalam negeri maupun secara global. 

Sebab ada kemungkinan varian BA.4 dan BA.5 memantik gelombang baru COVID-19.

“Varian baru seperti BA.4 dan BA.5 di Afrika Selatan yang umumnya dikhawatirkan, sebab dapat menjadi pemantik gelombang kasus baru,” pungkasnya. 
 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Anisa Rizwani
JOIN US
JOIN US