The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Gejala Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang Sering Tak Disadari, Mirip Meningitis
Ilustrasi pasien COVID-19. (Freepik)
Health

Gejala Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang Sering Tak Disadari, Mirip Meningitis

Leher sakit.

Selasa, 05 Juli 2022 21:00 WIB 05 Juli 2022, 21:00 WIB

INDOZONE.ID - Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, telah menyebar luas ke seluruh dunia. Termasuk di Indonesia, bahkan peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia lebih dari 80 persen karena varian BA.4 dan BA.5.

Dilansir express.co.uk, Dr Claire Taylor membagikan pengalamannya ketika terinfeksi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 belum lama ini.

Melalui media sosialnya, Taylor mencantumkan gejala yang tidak biasa ketika dia dan putranya terinfeksi COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Dia mengatakan gejala varian BA.4 dan BA.5 yang dialaminya mirip dengan gejala meningitis. Dari mulai leher sakit dan kaki hingga sensitif dengan cahaya terang.

"Badan saya sakit semua, rasa sakit di sekujur tubuh seperti ditabrak bus," tulisnya di Twitter.

Taylor menjelaskan rasa sakit seperti ditabrak bus berlangsung beberapa hari sebelum lehernya menjadi kaku.

Baca juga: Terdeteksi di 5 Negara, Ini Fakta Menarik Subvarian Omicron Baru BA.2.75

"Saya sebenarnya tidak bisa menggerakkan leher saya sama sekali. Suhu naik dan umumnya merasa sengsara," jelesnya.

Dia juga mengatakan saat terinfeksi COVID-19 tidak ada gejala flu sama sekali.

Ketika terinfeksi varian BA.4 dan BA.5, Taylor juga merasakan mati rasa dan kesemutan di lengan kirinya serta penglihatan yang terdistorsi.

"Saya pergi tidur dan bangun dengan penglihatan yang terdistorsi di mata kiri saya. Tidak dapat membaca apa pun karena ada sedikit teks yang hilang," jelasnya.

Putranya mengalami leher kaku yang menyakitkan pada hari pertama terinfeksi COVID-19, selain itu suhu tubuh jadi sangat tinggi.

Sejumlah gejala yang dialami Taylor membuatnya berpikir jika dia terkena meningitis.

Gejala yang dialami Dr Taylor dan putranya bukanlah gejala COVID-19 seperti biasanya.

Setelah munculnya varian Omicron, pasien mulai melaporkan gejala yang berbeda dari tanda aslinya, seperti demam dan batuk.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US