The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Startup di Jepang Ciptakan Kacamata Pintar Mampu Atasi Rabun Jauh dan Dekat Sekaligus
Kacamata pintar bisa mengatasi rabun jauh dan dekat sekaligus. (Foto/odditycentral)
Health

Startup di Jepang Ciptakan Kacamata Pintar Mampu Atasi Rabun Jauh dan Dekat Sekaligus

Selasa, 24 Mei 2022 20:23 WIB 24 Mei 2022, 20:23 WIB

INDOZONE.ID - Perusahaan startup di Jepang berhasil menemukan kacamata pintar untuk penderita miopia dan hiperopia.

Uniknya kacamata itu bisa memfokuskan lensa agar pengguna bisa melihat detail dari jarak dekat maupun jarak jauh sekaligus pada waktu bersamaan.

Memiliki keterbatasan rabun jauh atau rabun dekat jelas mengganggu bagi penderitanya. 

Tetapi seiring bertambahnya usia, banyak orangtua kita harus berurusan dengan gejala kedua kondisi itu secara bersamaan.

Itu berarti penderita kesulitan melihat detail dari dekat dan di kejauhan.

Sayangnya, satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini harus menggunakan dua pasang kacamata – satu untuk membaca dan satu lagi untuk melihat hal-hal yang jauh dengan lebih jelas.

Kacamata pintar buatan startup dari Jepang. (Foto/odditycentral)
Kacamata pintar buatan startup dari Jepang. (Foto/odditycentral)

Memiliki dua pasang kacamata tidak hanya mahal, tetapi juga merepotkan.

Penderita harus memiliki keduanya setiap saat dan mengganti kacamata yang satu saat diperlukan.

Seperti yang dilansir odditycentral, Vixion sebuah perusahaan Jepang berhasil membuat kacamata pintar yang dapat membantu orang-orang mengatasi gejala pengelihatan miopia dan hiperopia.

Kacamata prototipe MWF dari Vixion yang mengkhususkan diri dalam kacamata pintar, baru-baru ini memamerkan penemuannya di televisi Jepang dan mendapat respon cukup baik dari publik.

Dengan jumlah orang yang menderita rabun jauh atau rabun dekat secara bersamaan di kemudian hari untuk populasi Jepang yang menua dengan cepat, kacamata pintar itu sangat dibutuhkan.

Kacamata pintar buatan startup Jepang. (Foto/odditycentral)
Kacamata pintar buatan startup Jepang. (Foto/odditycentral)

Meskipun detail kerja kacamata MWF agak sulit untuk diketahui (karena kendala bahasa dan informasi online yang terbatas), pada dasarnya kacamata itu mengandalkan sensor bawaan untuk mengetahui apa yang dilihat pemakainya, dan menyesuaikan fokus lensa yang sesuai.

Itu bisa membantu mereka melihat dengan jelas di hampir semua jarak.

Rupanya, pertama kali seseorang memakai kacamata MWF, mereka perlu mengkalibrasinya secara manual dengan memutar tombol yang terpasang di bingkai.

Setelah selesai, setiap kali pengguna mengubah arah pandang, kacamata dapat mengetahui apa yang dilihat pemakainya dan menyesuaikan fokus lensa.

Seorang reporter Jepang baru-baru ini menguji kacamata MWF dan melaporkan bahwa kacamata itu berfungsi sebagaimana mestinya.

Artinya kacamata itu mendeteksi arah pandangan dan menyesuaikan fokus lensa untuk mendapatkan pengelihatan lebih jelas baik dalam jarak dekat atau jauh.

Laporan tersebut tidak menyebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan kacamata untuk menangkap apa yang Anda lihat dan mengubah fokus, hanya saja alat berfungsi seperti yang diiklankan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US