The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mirip COVID-19, Ini Gejala Penyakit Legionellosis yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi wanita sakit. (FREEPIK/jcomp)
Health

Mirip COVID-19, Ini Gejala Penyakit Legionellosis yang Harus Diwaspadai

Demam dan sakit kepala.

Rabu, 28 September 2022 13:00 WIB 28 September 2022, 13:00 WIB

INDOZONE.ID - Awal bulan September 2022, legionellosis jadi perhatian setelah mewabah di Argentina. Gejala legionellosis hampir mirip dengan COVID-19, itulah kenapa harus diwaspadai.

Dilansir hse.gov.uk, legionellosis adalah istilah kolektif untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri legionella.

Penyakit legiuner adalah bentuk pneumonia yang berpotensi fatal dan semua orang rentan terhadap infeksi.

Baca juga: Waduh! Ilmuwan Amerika Temukan Virus Baru Mirip COVID-19 pada Kelelawar

Dilansir WHO, legionellosis merupakan istilah umum yang menggambarkan bentuk infeksi pneumonik dan non-pneumonik.

Bentuk non-pneumonia (penyakit Pontiac) adalah penyakit seperti influenza akut yang sembuh sendiri setelah 2-5 hari.

Gejala utama dari legionellosis ialah demam, menggigil, sakit kepala, malaise, batuk dan nyeri otot. Beberapa pasien juga ada yang mengalami diare dan kebingungan.

Selain itu, sepertiga pasien legionellosis mengalami dahak berlumuran darah atau hemoptisis.

Menurut WHO, tingkat kematian akibat penyakit legionnaire tergantung pada tingkat keparahan penyakit.

Tingkat kematian mungkin setinggi 40-80% pada pasien imunosupresi yang tidak diobati dan dapat dikurangi menjadi 5-30% melalui manajemen kasus yang tepat dan tergantung pada tingkat keparahan tanda dan gejala klinis.

Baca juga: Jepang Luncurkan Vaksin Covid-19 Khusus Melawan Varian Omicron

Penularan penyakit legionnaire yang paling umum  adalah menghirup aerosol yang terkontaminasi dari air.

Sumber aerosol yang telah dikaitkan dengan penularan  legionella termasuk pendingin AC, sistem air panas dan dingin, pelembab udara, dan spa pusaran air.

Infeksi juga dapat terjadi melalui aspirasi air atau es yang terkontaminasi, terutama pada pasien rumah sakit yang rentan.

Sampai saat ini belum ada laporan penyakit ini dapat menular langsung dari manusia ke manusia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
M Fadli
Fitri
M Fadli
Editor
Fitri
Writer
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US