The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Benarkah dengan Jalani Diet Mediterania dapat Mencegah Stres?
Ilustrasi stres (Pexels/Anna Shvets)
Health

Benarkah dengan Jalani Diet Mediterania dapat Mencegah Stres?

Minggu, 22 November 2020 12:34 WIB 22 November 2020, 12:34 WIB

INDOZONE.ID - Apa kamu pernah mendengar diet mediterania? Diet Mediterania ialah diet dengan anjuran makan sehat dan mengikuti diet ini akan mencapai pola makan yang sehat dan seimbang.

Diet ini juga dikenal untuk menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, Alzheimer, diabetes tipe dua, Parkinson, dan masalah kesehatan lainnya.

Diet Mediterania menggabungkan rencana makan khas dari negara-negara yang berbatasan dengan Laut Mediterania Prancis, Yunani, Italia, dan Spanyol.

Secara umum, diet Mediterania kaya akan buah dan sayuran, polong-polongan, kacang-kacangan, kacang-kacangan, sereal, biji-bijian, ikan, dan lemak tak jenuh.

Jika kamu ingin beralih ke pola makan Mediterania harus mengurangi daging dan produk susu.

Saat mengikuti diet Mediterania, kamu akhirnya makan lebih sedikit makanan olahan dan manis serta daging merah. Tanpa sadar kamu menghentikan makanan berkalori tinggi.

Tapi benarkah diet Mediterania dapat mencegah stres?

Stres berdampak negatif pada kehidupan pribadi dan meningkatkan risiko kondisi kronis seperti penyakit jantung dan penyakit Alzheimer. Stres juga dikaitkan dengan tingkat kematian yang lebih tinggi, jadi penting untuk mengurangi tingkat stres.

Salah satu cara untuk mengurangi stres ialah beralih kepola makan Mediterania.

Dilansir dari Express, sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Wake Forest School of Medicine, bagian dari Wake Forest Baptist Health di North Carolina, Amerika, telah menemukan bahwa diet Mediterania dapat mengurangi efek fisiologis dari stres dan meningkatkan penuaan yang sehat.

Hasil dari studi tersebut menyimpulkan bahwa penerapan pola makan ala Mediterania di seluruh populasi dapat memberikan intervensi yang relatif sederhana dan hemat biaya untuk mengurangi dampak negatif dari tekanan psikologis pada kesehatan dan menunda penuaan sistem saraf.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US