The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Menguap Berlebihan Tanda Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi serangan jantung (freepik)
Health

Menguap Berlebihan Tanda Serangan Jantung yang Harus Diwaspadai

Senin, 30 November 2020 10:32 WIB 30 November 2020, 10:32 WIB

INDOZONE.ID - Serangan jantung keadaan darurat medis serius yang bisa berakibat fatal. Hal ini bisa dihindari dengan memperhatikan tanda-tanda kecil termasuk menguap.

Serangan jantung terjadi saat arteri yang memasok darah dan oksigen ke jantung tersumbat oleh penumpukan plak dan lemak yang disebut kolesterol.

Banyak yang percaya bahwa serangan jantung tidak memiliki gejala peringatan. Padahal menguap berlebihan bisa menjadi indikasi serangan jantung.

Jika mengalami peningkatan menguap yang tidak dapat dijelaskan oleh kurang tidur atau penyebab lainnya, menguap bisa menjadi gejala masalah kesehatan yang lebih serius, kata Musc Health, dilansir dari Express.

"Ada beberapa penyakit medis lain yang menyebabkan menguap termasuk pendarahan di sekitar jantung, tumor otak, multiple sclerosis, stroke, dan bahkan serangan jantung," jelas Musc Health.

Menguap masih menjadi fenomena misterius meskipun sains telah berupaya keras. Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa menguap membantu meningkatkan oksigenasi darah dan pendinginan otak.

Tapi pakar kesehatan memperingati bahwa mereka yang menguap saat berolahraga, terutama di hari yang panas bisa jadi berisiko terkena serangan jantung.

Ini disebabkan oleh mekanisme pendinginan bawaan tubuh yang menunjukkan bahwa mereka tidak bekerja sebagaimana mestinya dan dapat menandakan adanya masalah dengan jantung.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Perpustakaan Nasional AS, Institut Kesehatan Nasional, menguap dan termoregulasi diselidiki lebih lanjut.

“Temuan kami menunjukkan bahwa saat berolahraga di lingkungan yang hangat, gagal jantung memiliki perubahan yang sebanding meskipun produksi panas metabolik per satuan massa lebih besar," tulis penelitian tersebut.

"Temuan ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa kapasitas termoregulasi di HF terganggu selama latihan yang dikombinasikan dengan tantangan termal."

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Fitri

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US