The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Varian Baru Virus Corona di Inggris, Berikut Ini Gejala yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi batuk (freepik)
Health

Varian Baru Virus Corona di Inggris, Berikut Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Kamis, 04 Maret 2021 10:40 WIB 04 Maret 2021, 10:40 WIB

INDOZONE.ID - Seorang wanita yang tidak ingin disebutkan namanya dinyatakan positif terinfeksi varian baru virus corona yang disebut E484K pada Januari.

Wanita itu mengatakan gejala awal berbeda dari gejala pada umumnya yang harus diwaspadai orang, seperti batuk dan demam baru yang terus-menerus.

Dikutip dari The Sun, wanita asal Inggris ini pertama kali mulai merasa tidak enak badan alami gejala flu biasa.

Setelah itu, dia kehilangan indra perasa dan penciumannya, sebuah tanda yang diidentifikasi sebagai gejala Covid-19 tahun lalu.

Ilustrasi virus corona
Ilustrasi virus corona (freepik)

Wanita itu mengatakan dia dikirimi alat tes antibodi dan diminta untuk memberikan sampel darah untuk dianalisis.

Sampelnya yang dikirim untuk dilakukan pengujian genom, saat itulah para ilmuwan menemukan mutasi baru dari virus asli.

Pejabat kesehatan regional mengatakan mutasi yang terdeteksi di Liverpool adalah bagian dari kasus di antara staf di Rumah Sakit Wanita Liverpool bulan lalu.

Sekelompok lima kasus awal terdeteksi pada 10 Januari di antara beberapa staf yang menghadiri acara di luar rumah sakit.

Hingga 58 kasus kini telah diidentifikasi di wilayah Kota Liverpool, Warrington, Preston dan West Lancashire.

Para ahli mengkhawatirkan mutasi E484K karena diyakini dapat mengurangi perlindungan yang diberikan oleh vaksin saat ini.

Ini adalah perubahan yang sama yang menyebabkan kekhawatiran paling besar pada varian Afrika Selatan dan Brasil.

Penelitian Universitas Cambridge menemukan bahwa vaksin Pfizer cenderung kurang efektif melawan mutasi E484K.

Sementara itu, penelitian juga menunjukkan bahwa varian Covid yang pertama kali muncul di Inggris mungkin juga memiliki gejala yang berbeda dengan aslinya.

Kantor Statistik Nasional yang melacak wabah dengan lakukan swab ribuan orang di Inggris setiap minggu, baru-baru ini menerbitkan laporan tentang karakteristik strain Kent.

Gejala paling umum dari varian Kent, yang dilaporkan oleh 35 persen orang yang dites positif, adalah batuk.

Di belakangnya adalah kelelahan dan kelemahan otot, mempengaruhi 32 persen kasus, dan sakit kepala dengan 31 persen.

Nyeri otot dilaporkan oleh seperempat dari mereka yang dites positif mengidap strain Kent, diikuti oleh sakit tenggorokan (22 persen) dan demam (22 persen).

Sebagai perbandingan, gejala yang paling umum pada mereka yang dites positif untuk jenis virus korona asli adalah sakit kepala (30 persen), kelelahan dan kelemahan (29 persen), batuk (28 persen) dan nyeri otot (22 persen).

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
TERKAIT DENGAN INI
JOIN US
JOIN US