The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sering Tak Disadari, Dokter: Kanker Lambung Tidak Muncul Mendadak
Ilustrasi sakit lambung. (Pixabay/Anastasia Gepp)
Health

Sering Tak Disadari, Dokter: Kanker Lambung Tidak Muncul Mendadak

Secara perlahan.

Rabu, 10 Februari 2021 18:31 WIB 10 Februari 2021, 18:31 WIB

INDOZONE.ID - Ketua Yayasan Kanker Indonesia Prof Aru Sudoyo SpPD dan dokter dari RSCM mengatakan kanker lambung tidak terjadi secara mendadak.

Kanker lambung disebabkan karena adanya sel-sel kanker yang tumbuh di dalam lambung lalu menjadi tumor. Biasanya secara perlahan, tumor itu akan berkembang menjadi kanker selama bertahun-tahun.

Prof. Aru mengatakan kanker lambung muncul tanpa disadari karena gejala yang muncul sulit terdeteksi sehingga banyak yang mengira penyakit tersebut timbul secara mendadak.

"Kanker itu munculnya tidak dalam waktu singkat, kanker payudara, usus besar, paru semua itungannya 10-20 tahun," kata Prof.Aru dalam webinar 'Gaya Hidup Masa Kini: Waspada Kanker Lambung Mengintai Anda!', melansir Antara, Rabu (10/2/2021).

Lambung adalah organ tubuh yang memiliki rongga besar. Jika terdapat keluhan seperti nyeri uluhati atau sakit pada perut, rata-rata orang akan menganggapnya seperti sakit maag biasa.

"Karena lambung adalah rongga yang besar sering kali tidak membuat keluhan sampai dia mengganggu karena menimbulkan nyeri berlebihan atau karena menyumbat atau berdarah," ujar Prof. Aru.

"Kalau pasien datang sudah muntah darah biasanya itu sudah menyebar tapi bukan tumornya muncul mendadak mungkin sudah berjalan 10-15 tahun," imbuhnya.

Sangat penting bagi masyarakat untuk memahami gejala dari kanker lambung. Jika merasakan nafsu makan yang menurun, sakit uluhati, sakit perut terus-menurus, anemia, mual, berat badan turun, muntah dengan atau tanpa darah sebaiknya segera memeriksakan diri pada ahli.

Sementara itu, Prof. Aru membantah bahwa penyakit maag dapat menyebabkan kematian. Menurutnya, kematian mendadak disebabkan oleh penyakit jantung

"Karena serangan jantung gejalanya persis seperti sakit maag, terus sakit uluhati kemudian mati mendadak. Sakit maag tidak bikin meninggal," kata Prof. Aru.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahmy Fotaleno
Yulia Marianti

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US