Ternyata Hewan Bisa Terpapar Virus Corona, tapi...
Virus corona juga bisa ditemukan di hewan, tetapi tidak bisa menginfeksi atau menular ke manusia. (Antaranews.com/HO)
Health

Ternyata Hewan Bisa Terpapar Virus Corona, tapi...

Sudah ditemukan di beberapa negara.

Senin, 06 April 2020 19:50 WIB 06 April 2020, 19:50 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa hasil tes terbaru di dunia mengungkapkan hal mengejutkan terkait virus corona (Covid-19). Virus SARS-CoV Tipe 2 atau virus corona baru bukan hanya ditemukan pada manusia!

Virus tersebut juga ada pada hewan. Sebut saja Harimau di New York, anjing dan kucing di Hong Kong, serta kucing di Belgia.

Menurut virologis drh. Moh. Indro Cahyono, virus corona memang bisa saja ditemukan pada hewan. Virus dapat menempel di bulu atau mulut hewan apabila terpapar droplet yang mengandung virus. 

Namun, hal itu tidak serta merta membuat hewan juga terinfeksi Covid-19.

"Kalau hewan terpapar virus corona karena ada percikan droplet yang mengenainya, selama uji swab PCR ya pasti positif. Sama juga kayak keset, karpet, jaket, apabila terkena droplet yang ada virusnya kalau diambil sampel swab juga bisa terdeteksi positif dengan uji PCR," ujar drh. Indro saat dihubungi Indozone melalui pesan singkat, Senin (6/4/2020).

Lebih lanjut drh. Indro menjelaskan, walaupun hewan positif Covid-19, virus tidak akan menularinya atau bahkan sampai menginfeksi hingga sakit. Hal ini dikarenakan hewan tidak memiliki reseptor ACE2 untuk Covid-19. Reseptor tersebut hanya ada di manusia. 

Dalam paparannya yang dibagikan melalui channel YouTube pribadinya, drh. Indro mengatakan, virus corona di seluruh dunia banyak macamnya dan ada puluhan jenis. Bukan hanya virus corona baru yang menyebabkan Covid-19.

Virus Corona pada Hewan
Ilustrasi: Hewan juga bisa terpapar virus corona. (Pexels/Francesco Ungaro)

Banyaknya virus corona itu terbagi menjadi empat kelompok besar yang lebih spesifik.

"Virus corona ada di anjing, di babi, di kelelawar, bahkan di ikan hiu. Ada juga di manusia. Tapi virus corona yang ada di anjing, babi, itu tapi tidak bisa menular ke manusia dan begitu juga sebaliknya," ujar drh. Indro. 

Secara struktur, virus corona yang ditemukan pada manusia dan hewan memang mirip. Ada RNA dan protein. Namun ada perbedaan di masing-masing ujung protein yaitu RBD (receptor-binding domain). RBD ini yang menentukan virus dapat menempel di tubuh atau tidak berdasarkan reseptor yang ada. 

"Reseptor bentuknya spesifik dan virus hanya bisa nempel kalau cocok. Sifatnya seperti gembok dan kunci," kata drh. Indro.

Manusia memiliki reseptor ACE2 yang bisa ditempeli protein Covid-19, sedangkan hewan tidak punya. Inilah yang membuat virus corona baru, meskipun ditemukan pada hewan, tidak akan menginfeksinya.

"Covid-19 hanya untuk manusia, tidak zoonosis, tidak ada hubungan dengan hewan. Virus corona hanya menular dan menyebar ke manusia," tandas drh. Indro.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU