Ini 4 Fakta Dari OvaGames, Situs Game Bajakan Terkenal di Indonesia
photo/OvaGames
Game

Ini 4 Fakta Dari OvaGames, Situs Game Bajakan Terkenal di Indonesia

Ferry Andika
Rabu, 11 September 2019 13:53 WIB 11 September 2019, 13:53 WIB

INDOZONE.ID - Saat ini banyak gamer-gamer PC di seluruh dunia yang mengunduh game dari situs-situs game bajakan. Tentu hal tersebut dilakukan karena para gamer tersebut tidak ingin mengeluarkan uang hanya untuk bermain game saja.

Salah satu situs game bajakan yang saat ini cukup populer di Indonesia yaitu OvaGames. OvaGames sendiri adalah situs bajakan yang menghadirkan banyak game mulai dari game indie hingga game-game bertaraf AAA secara gratis untuk para gamer PC.

Berikut ini adalah 4 fakta menarik dari situs game bajakan OvaGames yang saat ini sangat terkenal di Indonesia:


1. Dugaan Owner OvaGames Adalah Orang Indonesia


OvaGames sering sekali memposting pemberitahuan atau update di Facebook Page official mereka. Namun pada tahun 2016 lalu, admin dari OvaGames pernah menulis sebuah postingan dengan menggunakan bahasa Indonesia. Maka dari itulah, banyak orang yang menduga bahwa admin dari situs OvaGames adalah orang Indonesia.


2. Lahir Pada Tahun 2013


Situs OvaGames sendiri diketahui lahir pada tahun 2013 lalu. Pada saat itu situs tersebut hanya menghadirkan beberapa game bajakan saja. Namun seiring waktu, banyak cracker yang mulai memasukkan game yang berhasil mereka crack ke situs tersebut dan akhirnya menjadi terkenal.


3. Mendapat Keuntungan Yang Besar


Dengan membuat situs OvaGames, pemilik dari situs bajakan tersebut pastinya akan mendapatkan keuntungan berupa uang dalam jumlah yang besar. Diketahui bahwa dari iklan dan juga situs Pay-per-Click yang dipakai di situs tersebut, pemilik OvaGames bisa mendapat uang sebesar Rp 50 juta perbulannya.


4. Ranking Website di Indonesia


Ranking website OvaGames di Indonesia bisa dibilang cukup tinggi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh Alexa. Situs OvaGames menempati posisi ke 852 situs paling sering dikunjungi di Indonesia.

    TAG
    Editor Media
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE