Organizer Turnamen CS:GO Larang Para Pemain Pakai Skin Karakter
photo/Valve/CS:GO
Game

Organizer Turnamen CS:GO Larang Para Pemain Pakai Skin Karakter

Sabtu, 30 November 2019 14:28 WIB 30 November 2019, 14:28 WIB

INDOZONE.ID - Kehadiran update terbaru di game Counter Strike: Global Offensive yang bertajuk Operation Shattered Web bisa dibilang cukup menggembirakan para pemain. Namun update tersebut justru juga menghadirkan sebuah masalah baru untuk pemain.

Diketahui bahwa update Operation Shattered Web ini memungkinkan para pemain untuk mengganti skin model dari karakter miliknya baik di sisi Counter Terrorist maupun Terrorist.

Operation Shattered Web
photo/Valve/CS:GO

Skin model tersebut dikatakan membuat game CS:GO bisa dibilang menjadi tidak fair-play lagi. Pasalnya ada kasus dimana beberapa skin model tertentu dapat membuat para pemain menjadi sangat sulit untuk dilihat oleh musuh.

Pasalnya selama ini pihak Valve tidak memberikan fitur untuk mengubah tampilan dari karakter mereka. Jadi semua karakter yang dimainkan akan terus sama sehingga mudah dikenali dan dihapal oleh para pemain.


Beberapa organizer turnamen CS:GO seperti ESL, FACEIT, dan server ESEA melarang para pemain untuk menggunakan skin model. Hal tersebut disebabkan karena dapat merusak permainan dan membuat game tersebut menjadi pay-to-win.

Bahkan salah satu creator dari map Cache, FMPONE melalui akun Twitter resminya mengatakan bahwa update ini merupakan salah satu hal paling buruk dalam sejarah CS:GO. Ia menyarankan Valve untuk memberikan opsi agar fitur skin model dapat dimatikan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ferry Andika
Ferry Andika

Ferry Andika

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU