The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Review League of Legends: Wild Rift Closed-Beta, ML Hingga AOV Lewat!
Tampilan game League of Legends: Wild Rift di tahap Closed-Beta (photo/INDOZONE/Ferry)
Game

Review League of Legends: Wild Rift Closed-Beta, ML Hingga AOV Lewat!

Hadirkan pengalaman terbaik bermain MOBA di mobile

Jumat, 18 September 2020 13:39 WIB 18 September 2020, 13:39 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa waktu yang lalu Riot Games telah resmi membuka tahap CBT (Closed-Beta Test) dari game League of Legends: Wild Rift di region Asia Tenggara termasuk di Indonesia, kini penulis berkesempatan untuk mencoba langsung game tersebut di Android.

Namun sebelum kalian lanjut membaca artikel ini, perlu diketahui bahwa seluruh review dari game ini adalah review untuk versi Closed-Beta saja. Tentunya pihak Riot Games akan terus memperbaiki game ini setelah mendapatkan feedback dari para pemain.

Game League of Legends: Wild Rift di Google Play Store
Game League of Legends: Wild Rift di Google Play Store (photo/INDOZONE/Ferry)

Hadir dengan ukuran kurang lebih 1GB di Android, League of Legends: Wild Rift menjadi game yang tak terlalu berat dan dapat dijalankan di hampir seluruh smartphone mid-range hingga flagship. Optimisasi di game ini bisa dibilang cukup baik sehingga pemain tak akan mengalami masalah stutter sama sekali.

Untuk UI (User Interface), Riot Games membuat League of Legends: Wild Rift agar memiliki UI yang sama persis seperti client League of Legends. Hal tersebut bisa dilihat dari miripnya UI di party lobby hingga di menu saat melakukan Accept Match.

Menu utama dari League of Legends: Wild Rift
Menu utama dari League of Legends: Wild Rift (photo/INDOZONE/Ferry)
Tampilan Champions Pick dari League of Legends: Wild Rift
Tampilan Champions Pick dari League of Legends: Wild Rift (photo/INDOZONE/Ferry)

Masuk ke bagian gameplay, kualitas map dan juga karakter dari game ini bisa dibilang keren. Bahkan Fog of War yang dihadirkan di game ini sangat rapi dan membuat pengalaman bermain di game ini jadi seperti bermain League of Legends di PC.

Hanya saja yang menjadi kekurangan di game ini yaitu kurang responsifnya kontrol terhadap karakter. Namun kemungkinan besar hal tersebut disebabkan karena server dari Wild Rift sendiri yang belum bisa menampung banyak pemain sehingga menghasilkan delay ketika sedang menggunakan skill.

Untuk tahap Closed-Beta sendiri, ada 42 Champions yang dapat dicoba oleh para pemain, selain itu juga terdapat beberapa skin yang tersedia.

Gameplay League of Legends: Wild Rift
Gameplay League of Legends: Wild Rift (photo/INDOZONE/Ferry)
Gameplay League of Legends: Wild Rift
Gameplay League of Legends: Wild Rift (photo/INDOZONE/Ferry)
Gameplay League of Legends: Wild Rift
Item Build otomatis di League of Legends: Wild Rift (photo/INDOZONE/Ferry)
Gameplay League of Legends: Wild Rift
List item di League of Legends: Wild Rift (photo/INDOZONE/Ferry)

Secara keseluruhan, League of Legends: Wild Rift ini menghadirkan pengalaman yang berbeda dalam bermain game MOBA di perangkat mobile. Bahkan game-game seperti Mobile Legends dan Arena of Valor saja bisa dibilang jauh kalah dari game ini.

Rencananya Riot Games akan terus membuka tahap Closed-Beta dari League of Legends: Wild Rift ini sampai awal bulan Oktober 2020 mendatang. Lalu pihaknya akan merilis game ini secara global pada akhir tahun 2020 ini. Kita tunggu saja ya guys!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Ferry Andika
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US