The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Shoutcaster GLHFSon Beri Pendapat soal Karier di Esports: Bukan untuk Orang Kelas Bawah!
Shoutcaster GLHFSon. (Instagram/@glhfson)
Game

Shoutcaster GLHFSon Beri Pendapat soal Karier di Esports: Bukan untuk Orang Kelas Bawah!

Esports Bukan untuk Orang Kelas Bawah!

Kamis, 17 November 2022 15:12 WIB 17 November 2022, 15:12 WIB

INDOZONE.ID - Caster esports sekaligus content creator bernama GLHFSon membuka topik yang cukup menarik di podcast miliknya terkait berkarier di dunia esports.

Esports saat ini bukan hanya tentang sebuah permainan, melainkan sebuah profesi yang bisa dibilang menjanjikan dan menghasilkan.

Di podcast YouTube miliknya yang berjudul “Esports Bukan Untuk Orang Miskin” bersama Jamalismcast dan Yanto KOCUL, GLHFSon mengupas tuntas fakta menarik soal berkarier di dunia esports.

Baca Juga: 10 Game Balapan Need for Speed Terbaik

“Hampir semua atlet esport yang berasal dari kelas ekonomi atas, tapi dikit banget atlet esports yang berasal dari ekonomi kelas bawah bahkan bisa dihitung jari. Memang banyak yang mengatakan bahwa esports untuk semua orang, tapi hal itu kemungkinannya sangat kecil,” ucap GLHFSon, yang Indozone kutip, Kamis (17/11/2022).

Selain itu, caster bernama Yanto KOCUL pun menjelaskan bahwa kondisi ekonomi mempengaruhi kesempatan untuk bisa berkarier di esports.

“Orang yang ekonominya berada di kelas atas lebih punya banyak kesempatan dibanding orang yang ekonominya di kelas bawah itu akan susah banget,” ucap Yanto KOCUL.

Penjelasan tersebut bukan semata-mata ungkapan biasa, melainkan dari pengalaman pribadi karena Yanto KOCUL pernah mencoba ingin menjadi pemain esports.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Game Balapan Terbaik Tak Lekang Waktu

“Gua pernah coba terus main warnet dan pengen jadi pro player Dota 2, ujung-ujungnya gak bisa karena gua butuh uang dan harus kerja. Karena waktu saat gua nyoba gua gak dapet uang, dan uang yang gua dapet dari turnamen cuma dikit,” ujar Yanto KOCUL.

“Beda cerita kalo lu adalah orang yang berasal dari kelas ekonomi atas, lu punya privilege dan punya back-up kalo lu gagal mencoba jadi atlet esports,” tambah Yanto KOCUL.

Penulis: Mufti Muhammad Budiman

Artikel Menarik Lainnya:





TAG
Rachmat Fahzry
Indozone
TERKAIT DENGAN INI
ARTIKEL LAINNYA
LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US