Wapres JK Menilai Wacana 10 Pimpinan MPR Tidak Efisien
photo/ANTARA FOTO/Tyaga Anandra
Forum

Wapres JK Menilai Wacana 10 Pimpinan MPR Tidak Efisien

Zal
Selasa, 13 Agustus 2019 21:12 WIB 13 Agustus 2019, 21:12 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai bahwa wacana untuk menambah jumlah pimpinan MPR menjadi 10 orang kurang efisien, karena hal tersebut hanya akan membuang-buang waktu, tenaga dan biaya sehingga kinerja Majelis tersebut menjadi tidak optimal.

"Kalau MPR ada 10 pimpinannya, bayangkan kalau mau rapat pimpinannya 10, lama, kita harus efisien. Dan bukan cuma efisiensi, bagaimana pengambilan keputusannya, pembagian tugasnya kalau 10 orang," kata Wapres JK kepada wartawan di Kantor Wapres Jakarta, Selasa.

Selain itu, JK juga menilai bahwa rencana penambahan pimpinan MPR itu hanya untuk mengakomodir setiap partai politik untuk mempunyai satu pimpinan di Majelis tersebut.

"Berarti semua partai ingin ada ketuanya. Dulu cuma tiga, sekarang lima, masa mau menjadi 10. Apalagi MPR kan tidak selalu bersidang. Ya MPR begitulah, kan tugasnya tidak banyak. Jadi berlebihan menurut saya," tegasnya.

Adapun usulan untuk menambah jumlah kursi pimpinan MPR itu muncul dari sejumlah anggota MPR dengan merevisi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Saleh Partaoanan Daulay, mengusulkan supaya kursi Pimpinan MPR RI berjumlah 10, terdiri dari sembilan berasal dari fraksi dan satu orang mewakili kelompok DPD RI.

"MPR harus dijadikan sebagai lembaga politik kebangsaan dimana semua fraksi dan kelompok menyatu. Di MPR mestinya tidak ada koalisi dan oposisi, tetapi justru yang perlu ditekankan adalah NKRI," kata Saleh di Jakarta, Senin (12/8).

    TAG
    Editor Media
    Editor Media

    Zal

    Editor
    ARTIKEL LAINNYA
    LOAD MORE