Alasan Popularitas Gula Aren Meroket, Seiring Kesuksesan Kopi Kekinian
Ilustrasi. (Envatoelements/bhofack2)
Food

Alasan Popularitas Gula Aren Meroket, Seiring Kesuksesan Kopi Kekinian

Kekhasan gula aren disandingkan dengan pahitnya biji kopi.

Rabu, 26 Februari 2020 10:32 WIB 26 Februari 2020, 10:32 WIB

INDOZONE.ID - Kaum milenial pasti sudah nggak asing dengan segelas kopi kekinian yang dikombinasikan dengan gula aren. Terhitung sejak pertengahan tahun 2019 lalu, popularitas gula aren meningkat secara dratis. Seiring kemunculan kedai-kedai kopi yang menyajikan olahan kopi dengan gula aren.

Gula aren merah merupakan pemanis yang terbuat dari tandan bunga jantan pohon enau. Masih suka bingung membedakan gula aren dan gula jawa? Keduanya memang memiliki warna serupa yakni cokelat.

Namun, pada dasarnya gula jawa terbuat dari nira pohon palem dan pohon kelapa. Soal rasa gula aren maupun gula jawa memiliki rasa manis yang cukup otentik.

Alasan Popularitas Gula Aren Meroket, Seiring Kesuksesan Kopi Kekinian
CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata. (INDOZONE/Syarifah Noer Aulia)

Kekhasan inilah yang akhirnya membuat gula aren disandingkan dengan pahitnya biji kopi. Gula aren memiliki variasi bentuk seperti blok, granular sampai cair.

"Ide awalnya, kami memang ingin menghadirkan bahan-bahan yang khas dengan Indonesia. Sebagai produk lokal, penting bagi kami untuk mengangkat derajat panganan di negeri sendiri. Luar biasa sambutannya sangat positif dan berkelanjutan," kata Edward Tirtanata selaku CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan saat berbincang dengan Indozone di Cikini Jakarta, Senin (24/2/2020).

kopi
Ilustrasi (Unsplash.com/Tyler Nix)

Selain nikmat, paduan kopi dan gula aren rupanya menyimpan banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh lho. Karena gula aren mengandung zat besi, kalsium, fosfor, zink dan tembaga. Makanya kita bisa merasa lebih segar dan tenang usai menikmati segelas kopi susu gula aren.

“Bahkan, hingga kini kami terus berinovasi untuk menciptakan sajian minuman kopi atau non-kopi bercita rasa nusantara. Karena bukan hanya kita yang senang, para petani gula aren juga turun merasakan hasilnya,” tambahnya.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Yulia Marianti
Syarifah Noer Aulia

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU