Si Manis Kue Keranjang yang Jadi Sajian Wajib Saat Tahun Baru Imlek
Kue keranjang (instagram/@kuehoki)
Food

Si Manis Kue Keranjang yang Jadi Sajian Wajib Saat Tahun Baru Imlek

Senin, 20 Januari 2020 12:06 WIB 20 Januari 2020, 12:06 WIB

INDOZONE.ID - Tahun Baru Imlek 2571, hanya tinggal menghitung hari. Untuk menyambut perayaan ini, warga etnis Tionghoa biasanya akan menyiapkan berbagai macam hal.

Mulai dari fesyen Imlek, dekorasi rumah, dan yang tak kalah penting adalah sajian makanan. Ada satu sajian khas perayaan Tahun Baru Imlek yang sudah ada sejak lama, yaitu kue keranjang.

Kue tradisional dengan bahan utama beras ketan (pulut) dan gula merah kelapa ini, adalah menu wajib yang harus ada saat masyarakat Tionghoa merayakan Imlek.

kue
Kue keranjang (instagram/@jktfoodseeker)

Biasanya kue ini akan disajikan masyarakat Tionghoa dari berbagai daerah, tak terkecuali di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Seorang warga Siantan bernama Acung, Kecamatan Pontianak Utara di Pontianak mengatakan, kue keranjang selalu jadi makanan yang harus dihidangkan saat Imlek.

"Kue keranjang selalu hadir saat kami merayakan Imlek, karena itu sudah menjadi tradisi kami sejak turun-temurun, baik untuk sarana ibadah dan untuk menjamu tamu saat merayakan Imlek," ungkap Acung pada Senin (20/1/2020).

Senada dengan Acung, warga lainnya bernama Alex juga mengaku bahwa kue keranjang selalu dihidangkan saat Imlek tiba.

"Tanpa adanya kue keranjang, maka terasa kurang lengkap dalam merayakan Imlek," ujarnya.

Hadirnya kue keranjang di momen Imlek, yang dibagikan dan dinikmati bersama menjadi harapan agar mendapat berkah dan kemakmuran sepanjang tahun.

kue
Kue keranjang (instagram/@dodovalerie)

"Kue keranjang juga biasanya digunakan sebagai sesaji kepada leluhur pada tujuh hari menjelang Imlek," kata Alex.

Ia menjelaskan, bentuk dan rasa dari kue keranjang memiliki arti tersendiri. Bentuk kue keranjang yang bulat sebagai lambang persaudaraan atau kekeluargaan yang hidup dalam kerukunan dan kesetiaan, serta hubungan erat dan saling tolong menolong dalam menghadapi tahun yang baru.

"Untuk rasanya yang manis melambangkan rasa suka cita, kegembiraan serta harapan akan kehidupan berjalan lancar di tahun yang baru," kata Alex.

Kue keranjang yang disajikan saat perayaan Imlek, ternyata membawa berkah tersendiri bagi pembuat kue keranjang. Seorang pembuat kue keranjang, Achai mengaku sejak dua pekan menjelang Imlek, dirinya kebanjiran pesanan kue keranjang.

"Pesanan kue keranjang tahun ini agak sedikit menurun dibanding tahun lalu, karena dampak mahalnya bahan baku membuat kue keranjang tersebut, sehingga warga Tionghoa tidak membelinya dalam jumlah banyak seperti tahun-tahun lalu," kata Achai.

kue
Proses pembuatan kuer keranjang (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Achai yang sudah mengelola bisnis kue keranjang sejak puluhan tahun dari warisan orang tuanya ini, mengungkapkan pembuatan kue keranjang dari ketan dan gula merah ini membutuhkan waktu yang lama.

"Pembuatan kue keranjang cukup dikukus, tetapi membutuhkan waktu lama dan tidak ada ritual dalam pembuatannya," ujarnya.

kue
Kue keranjang yang sudah siap dipasarkan (ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah)

Achai menjelaskan, satu kilogram kue keranjang bisanya dijual seharga Rp25 ribuan. Selain dinikmati bersama teman dan keluarga, kue keranjang ini menurut Achai juga dibawa saat sembahyang oleh warga Tionghoa.

"Kue keranjang merupakan kue yang wajib disajikan pada setiap Imlek atau ketupat pada Umat Muslim yang merayakan Idul Fitri," tambahnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Putri

Putri

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU