Nikmatnya Kopi Gayo, Romansa dari Aceh yang Terbang hingga Turki
Ilustrasi kopi yang baru dibuat (freepik)
Food

Nikmatnya Kopi Gayo, Romansa dari Aceh yang Terbang hingga Turki

Kopi asli Tanah Air.

Selasa, 07 April 2020 19:16 WIB 07 April 2020, 19:16 WIB

INDOZONE.ID - Menikmati kopi tengah menjadu tren tersendiri bagi generasi saat ini. Berbagai jenis kopi pun muncul, mulai dari yang khas Tanah Air hingga luar negeri. Salah satu yang terkenal, yaitu kopi gayo.

Kopi gayo dikenal asli dari Aceh. Rata-rata ditanam di ketinggian 1.000 hingga 1.200 mdpl di sekitar kota Takengon. BiasanyabBiji yang dihasilkan jenis arabika yang memang cocok ditanam di sini.

Karakter rasa kopi gayo mirip dengan kopi Sumatera pada umumnya. Rasanya nikmat, tapi karakter single origin sangat terasa. Karakter rasa kopi gayo, membuatnya sering dijadikan campuran untuk houseblend.

Tanaman biji kopi gayo
Tanaman biji kopi gayo (INDOZONE/Desika Pemita)

Sampai ke Turki

Rupanya kenikmatan kopi gayo ini telah terdengar sampai ke Turki. Bahkan, sampai membuat perusahaan Startup Turki melirik kopi gayo yang diproduksi oleh mahasiswa asal Indonesia.

"Kopi gayo memiliki cira rasa yang berbeda dibandingkan dengan kopi lainnya. Jadi, kita bangga, kopi gayo bakal kita kenalkan di Turki. Penikmat kopi pasti akan merasa beda setelah mencicipinya," sebut Maulana Wiga, salah seorang mahasiwa yang membawa kopi gayo ke Turki.

Kopi gayo yang diperkenalkan mahasiswa Aceh di Jakarta berhasil berkompetisi di ajang Kompetisi Startup Internasional. Lewat acara ini, mewakili Indonesia di Volkswagen Arena, di Istanbul, Turki.

Biji kopi gayo
Biji kopi gayo (INDOZONE/Desika Pemita)

Elif Managing Partner Startup Turkey, mengatakan kepada Indozone, baru-baru ini, "kami menerima 160.916 startup yang mendaftar dari 166 negara. Hanya 1% yang Terpilih untuk bisa berkompetisi di ajang Startup internasional di Istanbul pada 14 sampai 16 April 2020."

Startup dengan produk kopi gayo ini terpilih dari 160.916 dan menjadi TOP 100 Startup terbaik dunia. Namun karena virus corona melanda Eropa, acara ini terpaksa diundur dilaksanakan 20 sampai 22 Oktober 2020.


Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Desika Pemita

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US