The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Industri Bubble Tea di Amerika Serikat Mengalami Krisis karena Kurangnya Boba
Ilustrasi bubble tea (freepik)
Food

Industri Bubble Tea di Amerika Serikat Mengalami Krisis karena Kurangnya Boba

Senin, 03 Mei 2021 11:35 WIB 03 Mei 2021, 11:35 WIB

INDOZONE.ID - Beberapa tahun terakhir ini minuman boba sangat populer di berbagai negara termasuk pula di Amerika Serikat.

Namun, pecinta bubble tea di Amerika Serikat mengalami kesulitan akhir-akhir ini untuk mendapatkan boba, karena pandemi Covid-19, logistik untuk pasokan bubble tea, tidak memiliki cukup pasokan untuk bertahan hingga musim panas.

Dikutip dari NPR, kelangkaan boba ini karena masalah logistik di mana ada terlalu banyak pengiriman dari Asia ke Amerika Utara, tapi tidak memiliki kapasitas pemrosesan yang cukup untuk benar-benar memasukkannya ke Amerika Serikat.

Oliver Yoon, wakil presiden penjualan dan pemasaran global untuk Boba Direct, pemasok bahan bubble tea menjelaskan bahwa telah terjadi arus masuk yang sangat besar dari kontainer yang datang dari luar negeri ke Amerika Serikat karena aktivitas e-commerce yang sedang booming karena banyak yang tinggal di rumah selama pandemi.

Namun, tidak ada cukup tenaga kerja untuk membantu mengeluarkan peti kemas ini dari kapalnya masing-masing.

Sayangnya, keterlambatan pemrosesan pengiriman ini menyebabkan banyaknya operator toko bubble tea di Amerika Serikat tidak bisa memenuhi permintaan pelanggan ketika ada kelangkaan pasokan.

Setelah penurunan kasus Covid-19, banyak orang Amerika Serikat tidak lagi dikurung di rumah, hal ini juga membuat permintaan bubble tea meningkat.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fitri
Fitri

Fitri

Writer
JOIN US
JOIN US