The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Curhat Pemilik Bakso Lobster Viral: Disabotase Partner
Ilustrasi lobster. (freepik/timolina)
Food

Curhat Pemilik Bakso Lobster Viral: Disabotase Partner

Begini ceritanya.

Kamis, 09 Juli 2020 13:50 WIB 09 Juli 2020, 13:50 WIB

INDOZONE.ID - Bakso lobster yang ada di Cibitung, Kabupaten Bekasi mendadak viral di media sosial. Keunikan bakso lobster membuat antusias pengunjung semakin besar. Apalagi saat mengetahui harga yang ditawarkan relatif terjangkau untuk seporsi lobster.

Namun, siapa sangka dibalik kehebohan bakso lobster yang marak diperbincangkan, ada sekelumit permasalahan yang larut dalam usaha tersebut. Ayu selaku pemilik utama bakso lobster Geger Armada akhirnya buka suara terkait keberadaan dua warung bakso lobster yang saling berdekatan.

Melalui laman Youtube Cerita Kita Official, ia membagikan perjalanan jatuh bangun mendirikan warung bakso lobster viral. Ia menuturkan bahwa terjadi kecurangan sekaligus pengkhianatan saat merintis usaha bakso lobster. Pada April 2020, Ayu dan suami memutuskan untuk berjualan bakso dan bekerja sama dengan pemilik kios kupat tahu di kawasan Perumahan Permata Regency, Cibitung Bekasi.

Setiap hari Ayu memasok daging bakso dan lobster untuk dijualkan. Seiring berjalannya waktu, bakso lobster yang dijual Ayu mulai ramai dan mendadak viral. Terlebih lagi ketika deretan food vlogger menyambangi warungnya. Kemudian pemilik kios memutuskan untuk membuka warung bakso lobster sendiri.

Keputusan sepihak ini dianggap Ayu sebagai pengkhianatan, karena merasa idenya telah dicuri. Dengan rasa sakit hati, Ayu memutuskan untuk mencari kios yang baru di dekat kios yang pertama.

"Rasanya campur aduk, sedih, marah, kesal dan merasa dikhianati. Suami saya susah payah browsing sana-sini untuk mencari ide jualan yang baru, kok sekarang orang seenaknya saja. Kami yang merintis sekarang dia ngaku-ngaku. Saya copotin spanduk yang memang punya saya dari awal," cerita Ayu di Youtube Cerita Kita Official, Kamis (9/7/2020).

Ia juga menceritakan bahwa untuk mendapatkan tekstur dan rasa bakso yang enak Ayu sampai belajar bikin bakso per hari membayar Rp350 ribu. Ia juga telah merintis usaha bakso sejak 10 tahun lalu tepatnya di tahun 2011. Kemudian berinovasi membuat bakso lobster. Bahan baku lobster didapatkan Ayu dari Cilacap sedangkan rivalnya mengaku ternak lobster milik keluarga.

"Saya percaya orang yang sudah pernah mencoba pasti bisa merasakan perbedaan bakso lobster buatan saya sama yang lain. Sekarang pasrah saya, rezeki masing-masing. Alhamdulillah sampai saat ini masih ramai," tambahnya.

Kini dalam sehari Ayu bisa menjual 500-1000 porsi artinya dalam dua hari ia menghabiskan 2 kwintal lobster. Satu porsi dijual Rp40 ribu tergantung dari ukuran lobster.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Yulia Marianti
Syarifah Noer Aulia

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US