The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Sejumlah Fakta Seputar Ikan Tuna dan Kandungan Merkuri Berbahaya di Dalamnya
Ilustrasi Ikan Tuna. (Pixabay/27707)
Food

Sejumlah Fakta Seputar Ikan Tuna dan Kandungan Merkuri Berbahaya di Dalamnya

Rabu, 19 Agustus 2020 15:00 WIB 19 Agustus 2020, 15:00 WIB

INDOZONE.ID - Ikan tuna telah menjadi salah satu ikan yang paling banyak dikonsumsi di pasaran saat ini. Beberapa alasan seperti rasa yang berbeda, ketersediaan global, dan keserbagunaan di dapur melatarbelakanginya. 

Ikan tuna bahkan direkomendasikan sebagai "pengganti" daging merah, itulah sebabnya beberapa orang percaya bahwa makan tuna setiap hari itu aman.

Tetapi ada jebakan yang mengkhawatirkan dalam memakan tuna, dan jika tidak berhati-hati, kamu bisa menjadi korban dari efek berbahayanya. 

Kehidupan Ikan Tuna 

Ada beberapa spesies tuna, yang semuanya nomaden. Mereka tidak menghabiskan seluruh hidup mereka di satu tempat, dan  sering berpindah lokasi. 

Sebagian besar spesies tuna saat ini ditemukan di perairan subtropis dan subtropis di Samudra Atlantik, Laut Mediterania, dan Laut Hitam. 

Tuna adalah karnivora, dan biasanya memakan cumi-cumi, krustasea, dan berbagai jenis ikan kecil seperti herring, hake, dan mackerel.

Kadar Merkuri Tinggi Dalam Ikan Tuna

Tuna sebenarnya mengandung beragam vitamin, mineral, dan nutrisi, termasuk antioksidan , protein, selenium, kalium, dan zat besi.

Namun sayangnya, tingkat merkuri yang tinggi jauh melebihi potensi manfaat kesehatannya. 

Ini juga menjadi alasan utama mengapa tuna tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi manusia.

Tingkat paparan merkuri yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada otak, ginjal, jantung, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh orang-orang dari segala usia.

Paparan merkuri juga sangat merusak bayi yang belum lahir dan anak kecil, karena dapat mengganggu sistem saraf mereka yang sedang berkembang, menyebabkan mereka memiliki fungsi kognitif yang buruk. 

Sebab itulah FDA, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyarankan wanita hamil untuk tidak makan tuna untuk menghindari efek merusak pada janin mereka. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Reka
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US