Matcha dan Teh Hijau Berbeda, Ini Kata Pakarnya
Ilustrasi matcha. (Pexels/Pixabay)
Food

Matcha dan Teh Hijau Berbeda, Ini Kata Pakarnya

Ini perbedaannya.

Rabu, 15 Januari 2020 09:33 WIB 15 Januari 2020, 09:33 WIB

INDOZONE.ID - Banyak yang mengira matcha dan teh hijau adalah sama. Padahal, meski sama-sama berasal dari daun teh, keduanya memiliki perbedaan dari proses penanaman hingga cara pengolahan.

Matcha sendiri sudah ada di Jepang sejak zaman dulu dan prosesnya pengolahannya berbeda dengan teh lainnya. Beberapa minggu sebelum dipetik, daun teh akan ditutup agar tidak terkena sinar matahari.

Matcha dan Teh Hijau Berbeda, Ini Kata Pakarnya
Ilustrasi matcha. (Pexels/Anna Tukhfatullina)

"Matcha adalah teh hijau berbentuk bubuk yang dalam prosesnya sebelum dipetik, ditutup untuk mengurangi asupan sinar matahari," jelas Ratna Somantri, pakar teh dari Indonesia Tea Institute dalam acara Hari Matcha Nasional di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Dikuranginya paparan sinar matahari dilakukan untuk membuat kandungan polifenol tinggi sehingga khasiat dan rasanya berbeda dengan teh lainnya.

"Pohon tehnya tidak banyak sinar matahari agar polifenolnya tinggi sehingga rasanya lebih manis, warna lebih hijau dan rasa khas umami, gurih atau creamy yang sangat sedikit ditemukan di teh lain," lanjutnya.

Rasa matcha lebih bervarian dari teh hijau biasa. Rasanya lebih kompleks, campuran antara pahit, manis, dan creamy atau umami.

Dalam prosesnya, daun teh ditutup selama 21 hari dan dipanen di musim semi. Untuk mengoptimalkan hasil matcha, daun teh disimpan tidak lebih dari satu hari.

Matcha dan Teh Hijau Berbeda, Ini Kata Pakarnya
Ilustrasi teh hijau. (Pexels/Maria Tyutina)

"Setelah dipanen, disimpan tidak lebih dari sehari dalam bentuk cacahan sehingga antioksidan tetap ada tapi oksidasinya tidak berjalan cepat," kata Lintang Wuriantari, Tea Executive Officer Matchamu.

Selain itu, perbedaan juga bisa dilihat dari proses penyajiannya. Matcha disiapkan dalam bentuk bubuk sehingga saat diminum, semua kandungan yang ada di dalamnya bisa masuk ke dalam tubuh. Sedangkan teh hijau diseduh dalam bentuk daun cacahan yang kering, sehingga biasanya daun tidak ikut dimakan.

"Kalau matcha kita meminum semuanya, sehingga semua yang ada di daun teh itu terasa di tubuh," tandas Ratna.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Utami Evi Riyani
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU