Chef di Malaysia Dipecat Usai Tebar Ujaran Rasis di Media Sosial
(Twitter/Facebook)
Food

Chef di Malaysia Dipecat Usai Tebar Ujaran Rasis di Media Sosial

Kamis, 27 Februari 2020 13:14 WIB 27 Februari 2020, 13:14 WIB

INDOZONE.ID - Ada-ada saja kelakuan seorang chef asal Malaysia ini. Dia berujar rasis kepada pelanggan beretnis Tionghoa di media sosial. Atas aksi tidak terpujinya itu, dia akhirnya dipecat dari tempatnya bekerja.

Indozone mengutip Says pada Kamis (27/2), seorang chef muda yang bekerja di sebuah hotel mewah di Genting Highlands mendapat sorotan warganet di media sosial usai cuitan rasisnya di Twitter viral.

rasis
Tangkapan layar/Twitter

"Jangan mau orang Tionghoa memimpin kita. Mereka itu bodoh. Semua makan babi. Kau mau makan babi," cuit dia (24/2).

Tidak hanya itu, dalam sebuah cuitannya juga, dia mengaku pernah meludahi makanan milik seorang pelanggan beretnis Tionghoa

rasis
Tangkapan layar/Twitter

"Banyak sekali kerjaanku. Tapi hal terbaik dari pekerjaan aku, aku bisa meludah makanan orang Tionghoa," cuitnya (20/2).

Sontak saja, cuitan rasis dan tidak sopan yang kini sudah dihapusnya itu langsung membuat warganet berang. Banyak warganet yang kesal dengan pernyataan kurang senonohnya itu.

Dari warganet pula, diketahui ujaran rasis yang dilakukannya tak hanya pada kali ini saja. Pada akhir Januari lalu, terkuak cuitan rasis yang berkomentar tentang pelanggan dari restoran tempat dia bekerja saat itu.

rasis
Tangkapan layar/Twitter

"Semua (pelanggan) Tionghoa. Babi betul. Risau satu hal. Jijik satu hal." cuit dia (27/2).

Karena telah menjadi perbincangan di media sosial akhir-akhir ini, pihak manajemen dari tempat dia bekerja, yakni restoran Hugo's In The Sky di Hotel Gran Ion Delemen, Genting Highlands akhirnya memecatnya.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip Indozone dari laman Facebook Grand Ion Delemen Hotel, General Manager hotel, Tee Yih Fung mengatakan telah memecat seorang chef karena telah menebar ujaran rasis di media sosial.

"Rabu ini, 25 Februari, kami sangat sedih ketika mengetahui seorang karyawan kami telah menebar ujaran kebencian rasis di media sosialnya," tulis Tee Yih Fung.

Lebih lanjut dalam pernyataan resmi tersebut, Tee mengklarifikasi terkait ucapan chef tersebut yang pernah meludahi makanan. Dia mengatakan, sebelum makanan dihidangkan ke pelanggan, semua makanan diawasi terlebih dahulu oleh Executive Sous Chef.

Duh, ada-ada saja ya!

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Muhammad Alfath Ishari
Nanda

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US