The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Mantap! Tempe Indonesia Rambah Pasar Jepang, Makin Diminati karena Sehat dan Bergizi
Tempe. (Pixabay/Dian A. Yudianto)
Food

Mantap! Tempe Indonesia Rambah Pasar Jepang, Makin Diminati karena Sehat dan Bergizi

Camilan keripik tempe menjadi prioritas masuk ke pasar Jepang

Kamis, 30 September 2021 13:45 WIB 30 September 2021, 13:45 WIB

INDOZONE.ID - Siapa yang tak kenal salah satu makanan lezat asli Indonesia, Tempe yang dibuat dengan bahan dasar kedelai.

Bukan hanya terkenal di Tanah Air saja, esksistensi tempe rupanya sampai ke luar negeri. Produk pangan olahan tempe dari Superfood diketahui akan masuk ke pasar Jepang melalui salah satu distributor besar Jepang, yakni Kobe Bussan Co.Ltd.

Tak lama lagi, konsumen di Kansai, Jepang bisa menikmati makanan khas dari Indonesia ini di jaringan supermarket Gyomu Supaa. Ini adalah salah satu jaringan supermarket terbesar di Jepang. Hal itu disampaikan oleh Konsulat Jenderal RI di Osaka dalam sebuah pernyataan.

Masuknya tempe ke pasar Jepang adalah hasil penandatanganan kontrak pesan ulang antara PT Arumia Kharisma Indonesia dengan Kobe Bussan Co.Ltd dengan volume hingga 13,8 ton, yang akan didistribusikan untuk wilayah Kansai dan Kanto Jepang yang dilaksanakan pada Rabu (29/9).

tempe rambah pasar Jepang
Tempe. (Pixabay/Dyah Ahsina Fahriyati)

Diana ES Sutikno selaku Konsul Jenderal RI di Osaka yang menghadiri prosesi penandatanganan itu menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kobe Bussan Co. Ltd atas kepercayaan untuk mengimpor dan mendistribusi produk makanan dan minuman Indonesia di Jepang.

"Saya juga turut bangga atas kerja keras PT. Arumia Kharisma Indonesia yang menjaga konsistensi kualitas dan keamanan produk tempe olahan sehingga dapat dikatakan pionir ekspor tempe Indonesia ke Jepang," ujar Konjen Diana.

Baca juga: Bosan Olahan Ayam dan Daging? Yuk Kita Coba Buat Bistik Tempe

Dikutip dari ANTARA, Diana mengatakan ekspor makanan dan minuman Indonesia ke Jepang memiliki peluang yang besar dan cukup bersaing dengan produk pangan dari negara lain.

Dia menambahkan, faktor kualitas dan keamanan yang tinggi serta kemasan yang menarik dan praktis, menjadi hal penting dalam memastikan peningkatan penetrasi pasar dan keberlanjutan ekspor produk pangan Indonesia ke Jepang.

"Produk mamin Indonesia harus mempunyai hasil uji lab yang diakui di Jepang. Oleh karena itu, hal ini tidak terlepas dari peran Badan POM dalam memastikan produk kualitas ekspor benar-benar aman dan sesuai standar internasional," sambungnya.

Sementara itu, Presiden Kobe Bussan Co. Ltd Jepang Hirokazu Numata pada awalnya tidak menyangka masyarakat Jepang suka dengan tempe dari Indonesia.

"Oleh karena itu, hari ini kami menandatangani kontrak kerja sama pesan ulang  tempe dengan jumlah yang lebih besar dengan pemasok  Indonesia dan mulai tersedia pada akhir Oktober 2021," katanya.

Menurutnya, selain rasanya yang enak, tempe semakin disukai oleh warga Jepang karena masuk dalam kategori makanan sehat dan bergizi.

Tempe rambah pasar jepang
Tempe. (Pixabay/Dian A. Yudianto)

Selain impor dari Indonesia, tempe juga diproduksi di Jepang oleh pengusaha diaspora Indonesia, yaitu Sariraya Tempe dan Rusto’s Tempeh.

Di sisi lain, Kepala Divisi Pengembangan Produk Kobe Busan Kana Fujita menjelaskan bahwa perusahaan tersebut terbuka untuk produk-produk baru terutama produk makanan dan minuman dari Indonesia.

"Saat ini kami masih melakukan penjajakan akan potensi ini, dan aktif mencari mitra di Indonesia yang dapat bekerja sama dengan Kobe Bussan," pungkas Kana.

"Camilan keripik tempe menjadi prioritas kami untuk masuk ke pasar Jepang. Tentunya saya juga meminta bantuan Perwakilan RI di Osaka dapat melakukan pendampingan hingga siap masuk ke Pasar Jepang," lanjutnya.

Sekadar informasi, pada tahun 2020, nilai ekspor produk makanan dan minuman dari Indonesia ke Jepang mencapai 304,8 juta dolar AS dengan tren kenaikan nilai ekspor selama 5 tahun terakhir sebesar 3,27 persen.

Pertumbuhan yang pesat itu harus terus ditingkatkan beriringan dengan tren pasar Jepang, yang mulai melirik produk berkualitas. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi produk makanan minuman Indonesia di Jepang, kata Konjen Diana.

Kana menambahkan, upaya promosi perlu disinergikan dengan edukasi terus menerus kepada masyarakat Jepang soal cara mengolah dan menyantap produk pangan olahan asal Indonesia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Putri
Putri

Putri

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US