The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dianggap Bawa Sial & Mengundang Kemalangan, 5 Makanan Ini Tidak Boleh Ada saat Imlek
Kolase makanan yang dilarang saat Imlek (Instagram/sbykulinerinfo/sayap_ayam_maklang)
Food

Dianggap Bawa Sial & Mengundang Kemalangan, 5 Makanan Ini Tidak Boleh Ada saat Imlek

Pantangan tradisi.

Jumat, 21 Januari 2022 13:14 WIB 21 Januari 2022, 13:14 WIB

INDOZONE.ID - Bagi masyarakat Tionghoa, Imlek bukan hanya sekedar perayaan tahun baru. Momen yang identik dengan warna merah ini dianggap sangat sakral dan mengandung beragam tradisi.

Itu mengapa segala sesuatu yang ada di Imlek harus sesuai dan tak boleh melanggar kepercayaan. Salah satunya dalam hal makanan yang dihidangkan.

Selain harus lezat, makanan yang ada di momen Imlek juga tidak boleh melanggar tradisi.

Nah berikut ini ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dihidangkan saat Imlek. Makan-makan ini dianggap dapat mendatang sial hingga mengundang kemalangan, loh.

Penasaran apa saja? Yuk simak ulasannya.

1. Sayap ayam

sayap ayam (Instagram/tjiakitchen)
Ilustrasi sayap ayam (Instagram/tjiakitchen)

Olahan ayam sebenarnya aman dihidangkan saat momen Imlek. Namun tidak dengan bagian sayapnya. Masyarakat Tionghoa percaya saat mengkonsumsi sayap ayam, maka keberuntungan dan kebahagiaan yang hadir bisa terbang. 

Baca juga: Jorok! Penjual Nasi Goreng Ini Kepergok Jualan dengan Wadah Sambal yang Berjamur


2. Kepiting

kepiting (Instagram/kokobuncit)
Ilustrasi kepiting (Instagram/kokobuncit)

Menyantap kepiting bersama keluarga di momen Imlek memang terdengar seru dan menyenangkan. Namun makanan berbahan dasar kepiting justru sangat dilarang.


Hal ini dikarenakan kepiting berjalan miring. Sehingga dianggap tidak dapat memberikan kemajuan pada usaha. Berbeda dengan ikan yang berenang ke arah depan atau maju.

3. Ikan tanpa kepala dan ekor

ikan (Instagram/nilamhanna
Ilustrasi ikan tanpa kepala dan ekor (Instagram/nilamhanna

Ikan memang menjadi makanan wajib saat Imlek. Tetapi ikan yang disajikan harus utuh alias memiliki bagian kepala dan ekor.

Pasalnya orang Tionghoa percaya segala hal memiliki titik awal yang disimbolkan oleh kepala dan ekor sebagai lambang titik akhir.

Selain itu, ada aturan yang berlaku untuk orang-orang, selain nelayan saat menyantapnya. Di mana mereka dilarang membalik ikan alias hanya bisa makan di salah satu sisinya saja.

Membalik ikan digambarkan sebagai usaha yang terbalik atau dipercaya akan mendatangkan kebangkrutan.

4. Makanan berwarna putih

tahu susu (Instagram/ngemil_lucu)
Ilustrasi tahu susu (Instagram/ngemil_lucu)

Sangat tidak dianjurkan mengolah makanan berwarna putih di Tahun Baru Imlek, karena dianggap identik dengan kematian.

Salah satu makanan yang paling menjadi pantangan yakni tahu dan keju putih.

5. Bubur ayam dan daging untuk sarapan

bubur ayam (Instagram/kokodemenkuliner)
Ilustrasi bubur ayam (Instagram/kokodemenkuliner)

Bubur ayam dilarang dimakan di momen Imlek sebab merupakan sajian yang sangat sederhana. Sehingga jika menyantapnya maka akan membawa kemiskinan.

Sedangkan, keberadaan daging dilarang, karena orang-orang Buddhist melarang keras membunuh binatang, apalagi saat hari raya. 


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
Anisa Rizwani
JOIN US
JOIN US