The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Cuma Jualan Pepes, Sehari Laku 1.000 Bungkus! Apa Rahasianya?
Pepes Pisang Sagu Daniel. (Vivi Sanusi/IDZ Creators)
Food

Cuma Jualan Pepes, Sehari Laku 1.000 Bungkus! Apa Rahasianya?

Kamis, 23 Juni 2022 10:39 WIB 23 Juni 2022, 10:39 WIB

INDOZONE.ID - Bagi yang hobi wisata kuliner ke Kota Bogor, Jawa Barat coba datang ke pusat kuliner Suryakencana. Di sana ada banyak pilihan makanan khas Bogor yang bisa dengan mudah dijumpai. Salah satunya adalah Pepes Sagu Pisang Daniel. 

Berada dekat Gang Aut Suryakencana, pepes sagu ini menjadi selalu laris manis diburu pelanggan karena kelezatannya. Pepes sagu pisang terdiri dari  sagu, kelapa parut, gula merah, pisang, nangka, keju ataupun cokelat. 

pepes
Pepes Pisang Sagu Daniel. (Vivi Sanusi/IDZ Creators)

Rasa manis gurih serta aroma daun pisang yang khas menjadikan pepes ini semakin lezat. Dalam sehari, penjual pepes ini bisa laku 1.000 bungkus. Daniel adalah penjualnnya. Ia meneruskan usaha orang tua yang telah dirintis sejak tiga tahun usai Indonesia merdeka. 

“Saya generasi penerus usaha orang tua yang dimulai sejak tahun 1948. Pepes ini menjadi satu-satunya pepes sagu pisang yang ada di Kota Bogor,” ujar Daniel kepada Vivi Sanusi, Tim IDZ Creators. 

pepes
Pepes Pisang Sagu Daniel. (Vivi Sanusi/IDZ Creators)

Menariknya, pepes buatan Daniel dibakar dengan teknik dan tempat khusus. Pemakaian daun pisangnya pun dipilih yang tidak terlalu muda atau tua. Sehingga rasa pepesnya bisa bertahan 3 hari di suhu ruang dan seminggu bila dimasukkan ke dalam lemari pendingin.

pepes
Pepes Pisang Sagu Daniel. (Vivi Sanusi/IDZ Creators)

Selain pepes sagu, ada juga 20 macam pepes lainnya seperti oncom, usus, ikan tengiri, dan peda. Daniel membuka dagangannya mulai pukul 09.00-18.00. Untuk harga pepes buatan Daniel dijual mulai harga Rp6 ribu hingga Rp40 ribu. 

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join IDZ Creators dengan klik di sini

IDZ Creators
IDZ Creators
TAG
Yayan Supriyanto
Vivi Sanusi
Vivi Sanusi

Vivi Sanusi

Community Writer
JOIN US
JOIN US