The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Waduh! Pemilik Warung Mi Ini Campurkan Narkoba ke Makanan Supaya Pembeli Ketagihan
Makanan bercampur narkotika (Lianyungang Haizhou Police)
Food

Waduh! Pemilik Warung Mi Ini Campurkan Narkoba ke Makanan Supaya Pembeli Ketagihan

Minggu, 12 September 2021 21:50 WIB 12 September 2021, 21:50 WIB

INDOZONE.ID - Ada-ada saja ulah pemilik warung makan di China ini. Supaya pelanggan ketagihan dengan makanan yang dijual, dia memasukkan narkoba ke dalam makanan tersebut.

Kepolisian Lunan di Lianyungang City, Provinsi Jiangsu awalnya menerima laporan bahwa ada pemilik warung mi di China yang memasukkan bahan ilegal ke dalam masakannya, agar mi-nya lebih enak dan bikin nagih.

Si pelapor mengaku baru menonton video mengenai kecurangan pengusaha makanan yang mencampur sekam bunga poppy. Bunga poppy adalah tumbuhan yang menghasilkan getah mengandung senyawa narkotika.

Pelapor itu iseng mencoba apakah kedai mi favoritnya apakah mencoba cara tersebut atau tidak. Rupanya, dugaannya benar. Mi tersebut mengandung serbuk bunga poppy agar semakin lezat.

Makanan bercampur narkotika
Makanan bercampur narkotika (Lianyungang Haizhou Police)

Pelapor lalu menyerahkan sampel mi itu kepada polisi. Hasil penelitian lebih lanjut mengungkap mi tersebut mengandung papaverin, narkotika, dan senyawa lainnya dalam jumlah banyak.

Akhirnya, Kepolisian Lunan bersama dengan brigade investigasi lingkungan makanan dan obat-obatan melakukan sidak dan menyita minyak cabai yang dicampur dengan senyawa bunga poppy.

Kepolisian Lunan bekerja sama dengan brigade investigasi lingkungan makanan dan obat-obatan melakukan penggeledahan.

Mereka menyita satu pot besar minyak cabai yang dicampur dengan senyawa yang berasal dari bunga poppy.

Makanan bercampur narkotika
Makanan bercampur narkotika (Lianyungang Haizhou Police)

"Hidangan mi dingin secara keseluruhan rasanya enak, tapi makanannya membuat ketagihan dan membahayakan kesehatan," kata Pejabat kepolisian Zhang Kaoshan, dikutip dari Oddity Central, Minggu (12/9/2021).

Saat diinterogasi, pemilik kedai mi tersebut mengaku terpaksa melakukannya karena usahanya terdampak pandemi Covid-19. Jadi, dia berusaha mendulang banyak keuntungan dari pelanggan yang ketagihan, untuk menutup kerugiannya selama lockdown.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Zega

Zega

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US