The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Dihantam Tsunami, Mengenal Negara Tonga yang Gunung Api Bawah Lautnya Meletus
Letusan gunung api bawah laut di Tonga, negara kepulauan di Pasifik. (1NewsNZ/Twitter)
Fakta Dan Mitos

Dihantam Tsunami, Mengenal Negara Tonga yang Gunung Api Bawah Lautnya Meletus

Sabtu, 15 Januari 2022 20:56 WIB 15 Januari 2022, 20:56 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah gunung berapi bawah laut di Tonga meletus pada Sabtu dan peringatan tsunami dikeluarkan atas beberapa negara pulau di kawasan Pasifik Selatan.

Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan gelombang air laut menghantam rumah-rumah.

Kemungkinan kemunculan tsunami dipantau di ibu kota negara Tonga, Nuku'alofa, dan ibu kota teritori Samoa Amerika, kata sebuah lembaga pengamat tsunami di Amerika Serikat.

Letusan terjadi pada Sabtu pukul 04.10 GMT (11.00 WIB) di gunung berapi bawah laut, Hunga Tonga-Hunga Ha'apai, yang berada sekitar 65 kilometer sebelah utara Nuku'alofa dan menimbulkan tsunami dengan ketinggian 1,2 meter, kata Badan Meteorologi Australia.

Badan tersebut mengatakan pihaknya terus memantau keadaan namun tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan pada daratan, pulau-pulau, dan wilayah Australia.

Tsunami di Tonga (Foto/Tangkapan Layar Twitter @sakakimoana)
Tsunami di Tonga (Foto/Tangkapan Layar Twitter @sakakimoana)

Tsunami setinggi sekitar 83 sentimeter terdeteksi oleh alat pengukur di Nuku'alofa dan gelombang air laut setinggi sekitar 61 sentimeter terdeteksi di Pago Pago, ibu kota Samoa Amerika, kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik.

Lembaga pemantau tsunami yang berpusat di AS itu kemudian mencabut peringatan tersebut pada Samoa Amerika, yang merupakan wilayah AS.

Fiji mengumumkan peringatan tsunami dan meminta penduduk untuk menjauhi pantai "karena ada arus kuat dan gelombang berbahaya."

Gambar dari satelit memperlihatkan letusan gunung bawah laut di Tonga. (Foto/BBC)
Gambar dari satelit memperlihatkan letusan gunung bawah laut di Tonga. (Foto/BBC)

Sementara itu, badan penanganan darurat Selandia Baru mengeluarkan imbauan atas pantai-pantainya di kawasan utara dan timur terkait pergerakan tsunami.

Negara Kepulauan di Pasifik

Negara Tonga nama resminya Kerajaan Tonga, adalah negara tidak berdaulat Polinesia yang berbentuk negara kepulauan terdiri dari 177 pulau dengan luas keseluruhan pulau sekitar 750 kilometer persegi (290 mil persegi), yang tersebar lebih dari 700.000 kilometer persegi (270.000 mil persegi) di Samudra Pasifik bagian selatan.

Dari 177 pulau, 52 pulau yang dihuni oleh 103.000 rakyatnya. Tujuh puluh persen penduduk di Tonga berada di pulau utama Tongatapu seperti yang dikutip Wikipedia.

Wilayah Tonga membentang lebih dari 8000 kilometer (5000 mil) di garis utara-selatan, atau sekitar sepertiga jarak dari Selandia Baru ke bugil island.

Pulau ini dikelilingi oleh Fiji, Wallis dan Futuna (Belanda) di barat laut, Samoa di timur laut, Niue di timur, Kermadec (bagian dari Selandia Baru) di barat daya, serta Kaledonia Baru (Prancis) juga Vanuatu di barat jauh.

Tonga juga dikenal sebagai Kepulauan yang ramah, karena penyambutan yang ramah oleh penduduk setempat, yang diberikan oleh Kapten James Cook pada kunjungan pertamanya pada tahun 1773.

Ia tiba pada saat perayaan Sumbangan Buah Tahunan pertama kepada Tu?i Tonga (ketua yang tepenting di pulau itu) dan menerima undangan untuk merayakan perayaan.

Menurut Penulis William Mariner, Tu'i Tonga ingin membunuh James Cook selama perayaan itu, tetapi tidak menyetujui rencana tersebut.

Tonga menjadi sebuah negara Persemakmuran dari Inggris pada 18 Mei 1900 berdasarkan Traktat Persahabatan.

Status ini berakhir pada 4 Juni 1970, ketika Tonga memproklamasikan kemerdekaannya. Komisi Tinggi Britania Raya di Tonga telah berdiri sejak 1901, dan ditutup pada 2006.

Tonga tidak pernah kehilangan kedaulatannya untuk kekuatan asing. 

Pada tahun 2010, Tonga mengambil langkah untuk menentukan seseorang menjadi seorang monarki konstitusional berfungsi penuh, setelah reformasi legislatif membuka jalan bagi pemilihan perwakilan sebagian pertama.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fahrizal Daulay
JOIN US
JOIN US