The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi Ungkapkan Kurangnya Penerbangan karena Lockdown Beri Dampak Positif untuk Iklim
Udara bersih. (photo/Ilustrasi/Pexels/Ryutaro Tsukata)
Fakta Dan Mitos

Studi Ungkapkan Kurangnya Penerbangan karena Lockdown Beri Dampak Positif untuk Iklim

Kamis, 03 Juni 2021 15:32 WIB 03 Juni 2021, 15:32 WIB

INDOZONE.ID - Sementara banyak yang mungkin menceritakan pengucian yang disebabkan oleh COVID-19 sebagai kutukan, tim peneliti soroti lapisan perak di awan dalam bentuk studi baru. Mereka temukan bahwa lebih sedikit penerbangan selama penguncian global yang berdampak positif pada iklim. 

Mereka mempelajari sejauh mana awan cirrus yang disebabkan oleh pesawat terjadi selama penguncian keras global antaa Maret dan Mei 2020 dan membandingkan nilainya dengan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Studi ini dipimpin oleh Johannes Quass dan telah diterbitkan dalam jurnal "Enviromental Research Letters". 

Ketika awan cirrus terjadi secara alami, kristal es besar terbentuk pada ketinggian sekitar 36 kilometer, yang pada gilirannya yang memantulkan sinar matahari kembali ke luar angkasa, meskipun dalam jumlah kecil. Tapi, mereka juga mencegah panas yang akan dipancarkan keluar dari atmosfer, dan dengan demikian mempunyai efek pemanasan bersih. 

"Yang terpenting, penelitian kami mengungkapkan hubungan sebab akibat yang jelas. Karena awan sangat bervariasi tergantung pada cuaca, kami tidak akan dapat mendeteksi efek lalu lintas udara dengan cara ini dalam keadaan normal. Periode penguncian karena COVID-19 pandemi menawarkan kesempatan unik untuk membandingkan awan di koridor lalu lintas udara pada tingkat lalu lintas yang sangat berbeda. Analisis data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa sembilan persen lebih sedikit awan cirrus yang terbentuk selama penguncian globaldan bahwa awan juga dua persen lebih rapat," kata Profesor Quaas

"Studi ini dengan jelas menunjukkan bahwa contrails pesawat mengarah ke awan cirrus tambahan dan berdampak pada pemanasan global." jelasnya.

"Studi kami dapat meningkatkan kemampuan untuk mensimulasikan efek ini dalam model iklim ." katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US