The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Peneliti Ungkap Para LGBT Menyebar Lebih Luas di Masyarakat, Tak Bisa Diprediksi
Ilustrasi LGBT yang menyebar di masyarakat. (Pixabay)
Fakta Dan Mitos

Peneliti Ungkap Para LGBT Menyebar Lebih Luas di Masyarakat, Tak Bisa Diprediksi

Fenomena apa?

Jumat, 08 Juli 2022 13:30 WIB 08 Juli 2022, 13:30 WIB

INDOZONE.ID - Selama ini banyak orang yang meyakini jika para Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender (LGBT) memiliki kawanan dan kelompok tersendiri khusus sesamanya. Namun, baru-baru ini penelitian mengungkap jika LGBT lebih menyebar di kalangan masyarakat.

Anggapan jika para LGBT hanya berkumpul bersama sesamanya kini tampak sirna lantaran mereka juga memasuki setiap elemen kehidupan masa kini. Bahkan bagi mereka yang memiliki perasaan LGBT belum tentu mau terbuka atau berkumpul dengan sesama LGBT tersebut.

Baca Juga: Pengadilan Jepang Tidak Izinkan Pernikahan Sesama Jenis Adalah 'Inkonstitusional'!

Dikutip dari Science Alert, University of British Columbia mendapati data bahwa hanya 12 persen LGBT di Amerika yang berusia 18 tahun ke atas yang mau berbaur hidup dengan sesamanya.

Selebihnya, mereka lebih memilih hidup menyebar dan bahkan menutup-nutupi hasrat mereka yang menyukai sesama jenis. Hal ini tak seperti yang diperkirakan sebelumnya, dimana para LGBT hidup bersama dengan lingkungan lainnya.

Survei terbaru oleh Pew Research Center, menunjukkan bahwa 72 persen LGBT Amerika sama sekali tidak pernah tinggal di lingkungan gay. Temuan tersebut menunjukkan bahwa para LGBT semakin banyak tinggal di "kepulauan budaya" di luar 'gayborhood' atau daerah kota yang ditandai sebagai dihuni atau sering dikunjungi oleh para gay. Kondisi serupa diduga juga terjadi di banyak kota besar lainnya di seluruh dunia.

Selain itu, lantaran di beberapa negara LGBT masih dianggap tabuh dan bahkan mendapat hukuman menjadikan alasan untuk mereka yang memiliki hasrat penyuka sesama jenis berusaha hidup layaknya orang normal.

Mereka memiliki anak dan keluarga serta pasangan seperti layaknya orang normal. Namun, di dalam diri mereka sifat LGBT mereka masih terus berkembang dan tak mendapat pelampiasan.

Hal ini tentunya seakan menjadi pemaksaan di dalam diri mereka untuk tetap menjadi manusia normal pada umumnya. Padahal sisi diri mereka menolak untuk hal tersebut yang mungkin bisa berakibat fatal.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
M Fadli
Abdul Fattah
M Fadli

M Fadli

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US