The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Air Tertua di Dunia Berhasil Ditemukan, Diprediksi Berusia 2 Miliar Tahun!
Ilustrasi air. (photo/Ilustrasi/Pexels/Matt Hardy)
Fakta Dan Mitos

Air Tertua di Dunia Berhasil Ditemukan, Diprediksi Berusia 2 Miliar Tahun!

Senin, 07 Juni 2021 15:34 WIB 07 Juni 2021, 15:34 WIB

INDOZONE.ID - Air tertua di dunia telah ditemukan di kolam kuno di bawah Kanada pada 2016, setidaknya berusia 2 miliar tahun. Kembali pada 2013, para ilmuwan menemukan air yang berasal dari sekitar 1,5 miliar tahun di Tambang Kidd, Ontario, tetapi pada 2016, penyelidikan yang lebih dalam mengungkapkan sumber yang lebih tua yang terkubur di bawah tanah. 

Penemuan awal cairan kuno pada 2013 datang di kedalaman sekitar 2,4 kilmoeter (1,5 mil) di sebuah terowongan bawah tanah di tambang. Tetapi, kedalaman tambang yang ekstrem pada 3,1 km merupakan tambang logam dasar terdalam di dunia, memberikan para peneliti kesempatan untuk terus menggali. Melihat hal itu, ahli geokimia dari University of Toronto, Barbara Sherwood Lollar memberikan komentarnya. 

"[Temuan 2013] benar-benar mendorong kembali pemahaman kita tentang berapa umur air yang mengalir dan itu benar-benar mendorong kami untuk mengeksplorasi lebih jauh," ungkapnya.

"Dan kami mengambil keuntungan dari fakta bahwa tambang terus mengeksplorasi lebih dalam dan lebih dalam ke Bumi." jelasnya.

"Ketika orang berpikir tentang air ini, mereka menganggap itu pasti sejumlah kecil air yang terperangkap di dalam batu," katanya .

"Tapi sebenarnya itu sangat menggelegak pada Anda. Benda-benda ini mengalir dengan kecepatan liter per menit - volume airnya jauh lebih besar daripada yang diperkirakan siapa pun." lanjutnya. 

Air tanah biasanya mengalir sangat lambat dibandingkan dengan air permukan, selambat 1 meter per tahun. Tetapi, ketika disadap dengan lubang bor di tambang, itu bisa mengalir dengan kecepatan sekitar 2 liter per menit. 

Dengan menganalisis gas yang terlarut dalam air tanah purba ini, termasuk helium, neon, argon, dan xenon, peneliti bisa tentukan usianya hingga setidaknya 2 miliar tahun, menjadikannya air tua yang diketahui di Bumi. Temuan ini disajikan pada Desember 2016 di American Geophysival Union di San Francisco.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US