The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Studi Ungkapkan Tingkat Depresi yang Meningkat Setelah Memaksakan Diri untuk Bangun Pagi
Ilustrasi bangun pagi. (photo/Ilustrasi/Pexels/Michelle Leman)
Fakta Dan Mitos

Studi Ungkapkan Tingkat Depresi yang Meningkat Setelah Memaksakan Diri untuk Bangun Pagi

Kamis, 10 Juni 2021 15:17 WIB 10 Juni 2021, 15:17 WIB

INDOZONE.ID - Sebuah studi baru yang menunjukkan bahwa bagi orang yang tubuhnya secara alami lebih suka bangun pagi, terdapat risiko depresi yang lebih rendah dan kesejahteraan umum yang lebih tinggi. Ini bisa jadi karena night owl cenderung menderita lebih banyak ketidakselarasan dengan jam tubuh mereka karena harus bangun pagi untuk kegiatan sehari-hari. 

Temuan ini didasarkan pada penelitian sebelumnya mengenai disposisi genetik kita terhadap preferensi diurnal, lebih lanjut yang menunjukkan bahwa orang pagi tampaknya mendapatkan manfaat kesehatan terkait dari hidup selaras dengan jam tubuh  mereka. 

"Kami menemukan bahwa orang-orang yang tidak selaras dengan jam tubuh alami mereka lebih mungkin untuk melaporkan depresi, kecemasan dan memiliki kesejahteraan yang lebih rendah,"  ungkap ahli biokimia Jessica O'Loughlin. 

Terdapat beberapa komponen penelitian, termasuk dengan analisis statistik dari 451.025 catatan kesehatan di database UK Biobak, dengan data pelacakan tidur. 85.884 di antaranya, dan kuesioner mengenai kebiasaan tidur dan kerja. 

Sementara, penelitian ini tidak cukup konfirmasi hubungan sebab akibat antara pola tidur yang tidak menentu, depresi, dan cemas. PUntuk Untuk membantu analisis mereka, peneliti datang dengan ukuran 'jetlag sosial' atau perbedaan kebiasaan tidur antara hari kerja dan akhir pekan, menemukan bahwa kelamobatan ini lebih buruk bagi orang-orang yang mempunyai lebih banyak kesulitan menyesuaikan pola kerja standar 9 hingga 5. 

"Kami juga menemukan bukti paling kuat bahwa menjadi orang yang bangun pagi dapat melindungi depresi dan meningkatkan kesejahteraan," lanjutnya.

"Kami pikir ini bisa dijelaskan oleh fakta bahwa tuntutan masyarakat berarti burung hantu malam lebih cenderung menentang jam tubuh alami mereka, dengan harus bangun pagi untuk bekerja." jelasnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US