The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ternyata Batas Umur untuk Jadi Astronot Berbeda Tiap Jenis Kelamin, Kenapa Ya?
Ilustrasi Astronot. (NASA)
Fakta Dan Mitos

Ternyata Batas Umur untuk Jadi Astronot Berbeda Tiap Jenis Kelamin, Kenapa Ya?

Terkait dampak buruk

Senin, 28 Maret 2022 15:22 WIB 28 Maret 2022, 15:22 WIB

INDOZONE.ID - Menjadi astronot bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh manusia. Pasalnya mereka harus menyesuaikan hidup yang sedikit berbeda lantaran akan dikirim ke luar angkasa, ruang yang berada di luar Bumi dengan keterbatasannya.

Tak seperti di Bumi, tentunya luar angkasa memiliki perbedaan yang sangat drastis dari apa yang ada dan kita manfaatkan untuk menyokong kehidupan sehari-hari. Nah, oleh karena itu untuk menjadi astronot dibutuhkan syarat-syarat yang cukup ketat seperti usia yang berbeda dari masing-maisng jenis kelamin.

Dikutip Nationalgeographic, untuk menjadi astronot wanita tidak boleh berada di atas 30 tahun atau 180 milisievert (mSv). Sementara untuk pria sendiri batas usia seorang astronot berada di angka 60 tahun atau 700 mSv.

Baca Juga: NASA Pamer Foto 2 Bulan Jupiter Io dan Europa, Penampakannya Sangat Menawan

Batasan usia ini disebut dengan karir astronot yang didasarkan oleh NASA pada tahun 1989. Alasan ditetapkannya usia ini ialah sebagai bentuk batas dosis efektif untuk karir astronout didasarkan pada maksimum 3 persen risiko kematian akibat kanker seumur hidup.

Ketika wanita dan pria terpapar radiasi tingkat tinggi untuk periode waktu yang sama, wanita memiliki lebih dari dua kali risiko pria terkena kanker paru-paru.

Pada tahun 2018, mantan kepala korps astronaut NASA, Peggy Whitson pensiun setelah mencapai batas karirnya pada paparan radiasi di usia 57 tahun. Ia secara secara terbuka menyuarakan kekesalannya dengan batas radiasi untuk astronaut wanita

Hal tersebut membuat perubahan pada tahun 2021 mengenai ambang batas usia tersebut kembali diubah oleh NASA. NASA meminta panel ahli yang dibentuk oleh National Academies of Sciences, Engineering and Medicine untuk menilai rencana badan antariksa itu. NASA berencana mengubah batas radiasi kariernya menjadi 600 mSv untuk semua astronaut dari segala usia.

NASA menghitung risiko rata-rata kematian akibat paparan untuk kelompok ini dan mengubah risiko itu. Ini memungkinkan margin kesalahan yang jauh lebih besar daripada sebelumnya.

TAG
Abul Muamar
Abdul Fattah

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US