Uka Metode Memancing Ketika 'Harvest Moon' Sejak Jaman EdoAnimeFanatika

Uka Metode Memancing Ketika 'Harvest Moon' Sejak Jaman Edo

INDOZONE.ID - Pada masa Keshogunan Edo (1603-1868) para pejabat sering menonton ukai saat berkunjung ke Gifu. 

Tak hanya menonton, mereka juga memberi perlindungan dan proteksi demi eksistensi para nelayan.

Ukai, memancing dengan kormoran di sungai Nagara yang jernih adalah salah satu pemandangan musim panas paling dicari di Kota Gifu.

Memancing dengan kormoran di Sungai Nagara diadakan setiap malam sepanjang musim dari 11 Mei sampai 15 Oktober, kecuali periode bulan panen (harvest moon), saat tingkat air sungai meningkat.

Ada enam usho Pemancing dengan Kormoran yang bekerja di Sungai Nagara, dan keterampilan mereka telah diwariskan secara turun-temurun dalam keluarga mereka.

Gelar resmi mereka adalah “Pemancing dengan Kormoran Kekaisaran, Dewan Upacara dan Ritual, Badan Rumah Tangga Kekaisaran”. Kaisar juga sempat menyaksikan Ukai.

U'ayu dikirim kepada keluarga Kekaisaran beberapa kali dalam setahun.

Peralatan Ukai sebanyak 122 unit ditetapkan sebagai aset budaya rakyat yang nyata dari Jepang, dan Ukai Sungai Nagara ditetapkan sebagai aset budaya rakyat tak berwujud penting dari prefektur Gifu.

Seruan “ho-ho” yang diucapkan Pemancing Kormoran untuk menyemangati burung kormoran, dan suara yang terdengar dengan mengetuk tepi atas perahu dimasukkan dalam 100 item gabungan suara terbaik di Jepang.

Bisanya para turis akan menyewa kapal beserta pemandu dan menyaksikan kegiatan usho dari jarak jauh, sehingga usho tetap bisa menunaikan tugasnya tanpa terganggu.

Para turis bisa menghabiskan berjam-jam untuk sekadar mengamati bahkan mengabadikan metode memancing tradisional Jepang yang unik ini.