Sebenarnya, Apa Itu Dejavu ? Sering Mengalami Dejavu? shutterstock

Sebenarnya, Apa Itu Dejavu ? Sering Mengalami Dejavu?

INDOZONE.ID - Istilah déjà vu ini diciptakan pada tahun 1876 oleh filsuf Perancis Emile Boirac untuk menggambarkan perasaan kuat bahwa anda telah mengalami sesuatu sebelumnya.

Namun ada beberapa fenomena lain yang masih berkaitan, namun belum begitu dikenal.

Sebuah survei tahun 2004 menyebutkan bahwa sekitar dua pertiga populasi manusia pernah mengalami déjà vu.

Studi lain menguatkan bahwa déjà vu adalah pengalaman yang umum dialami oleh individu-individu yang sehat, dengan antara 31% dan 96% individu melaporkan pernah mengalaminya.

Pengalaman déjà vu yang terjadi berkepanjangan atau sering (merupakan hal yang tidak umum), atau berhubungan dengan gejala lain, seperti halusinasi, mungkin menjadi indikator penyakit neurologis atau psikiatris

Berikut tiga jenis deja vu yang sudah diidentifikasi oleh para ahli.

Jamais vu diartikan sebagai "tidak pernah melihat", untuk menjelaskan sesuatu yang seharusnya akrab dan biasa menjadi aneh dan asing, misalnya sebuah kata yang biasa digunakan namun tiba-tiba terdengar ganjil.

Presque vu artinya "hampir melihat", adalah suatu perasaan yang sedang berada di tepi sebuah pencerahan, misalnya mencoba mengingat sesuatu.

Déjà entendu artinya "sudah pernah mendengar", ini adalah keyakinan anda yang telah mendengar sesuatu sebelumnya, seperti sebuah percakapan atau lirik musik.

Sering Mengalami Dejavu?