The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Nikola Tesla dan Obsesinya Terhadap Piramida Mesir
Nikola Tesl dan obsesinya pada Piramida Mesir. (Wikipedia/Pexels/Simon Matzinger)
Fakta Dan Mitos

Nikola Tesla dan Obsesinya Terhadap Piramida Mesir

Jumat, 20 November 2020 14:53 WIB 20 November 2020, 14:53 WIB

INDOZONE.ID - Nikola Tesla dikenal sebagai seorang penemu, fisikawan dan terkenal dengan kontribusinya dalam mendesain sistem kelistrikan arus bolak balik. 

Ia bertanggungjawan langsung atas 80 persen teknologi yang kita gunakan saat ini seperti yang dimuat oleh laman Yoglky Medium.

Namun selain ide-ide yang diimplementasikan dan dipatenkan Tesla, ia memiliki banyak minat lainnya. 

Salah satunya adalah obsesi dirinya terhadap piramida Mesir. Piramida Mesir tidak diragukan lagi adalah salah satu struktur paling misterius di planet Bumi ini.

Kita tidak tahu kapan tepatnya mereka dibangun bagaimana mereka dibangun siapa yang membangunnya dan yang terpenting mengapa mereka dibangun.

Obsesi Nikola Tesla pada Piramida Mesir.
Obsesi Nikola Tesla pada Piramida Mesir. (Unsplash/Gaurav D Lathiya)

Baca Juga: Biografi Benito Mussolini, Diktator dari Italia

Lalu apa yang begitu memikat Tesla mengenai piramida? Dia bertanya-tanya apakah piramida itu pemancar energi raksasa yang mengandung kekuatan untuk mengirim energi secara nirkabel. 

Big Think menuliskan, pada tahun 1905, Tesla mengajukan paten di AS berjudul 'Seni mentransmisikan energi listrik melalui media alami,'.

Menara Wardenclyffe 1904.
Menara Wardenclyffe 1904. (bigthink.com)

Ini menguraikan edsain untuk serangkaian generator di seluruh dunia yang akan memanfaatkan ionosfer untuk pengumpulan energi. 

Tesla sendiri melihat Bumi dengan dua kutubnya, sebagai generator listrik raksasa dengan energi tak terbatas. 

Menurut Tesla, bukan hanya bentuk piramida Mesir tetapi lokasinya juga menciptakan kekuatan mereka.

Dia membangun fasilitas menara yang dikenal sebagai Stasiun Percobaan Tesla di Colorado Springs dan Menara Wardenclyffe atau Menara Tesla di Pantai Timur , yang berusaha memanfaatkan medan energi Bumi. 

Ia memilih lokasi tersebut sesuai dengan hukum di mana Piramida Giza dibangun. Hal ini terkait dengan hubungan antara orbit elips planet dan ekuator. Desainnya dimaksudkan untuk transmisi energi nirkabel.

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Reka
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US