The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kisah Penangkapan Cut Nyak Dien, Dikhianati Orang Kepercayaannya Sendiri
Kiri: Cut Nyak Dien. (Wikipedia) Kanan: Cut Nyak Dien yang menangis lantaran pengkhianatan yang diterimanya. (TikTok/@kodelisme)
Fakta Dan Mitos

Kisah Penangkapan Cut Nyak Dien, Dikhianati Orang Kepercayaannya Sendiri

Sabtu, 06 Agustus 2022 13:13 WIB 06 Agustus 2022, 13:13 WIB

INDOZONE.ID - Penangkapan Cut Nyak Dien ternyata memiliki kisah yang memilukan di baliknya. Pasalnya ia menerima pengkhianatan langsung dari orang kepercayaannya sendiri.

Nama Cut Nyak Dien terkenal akan pahlawan yang membela hak-hak perempuan dalam memberontak penjajahan Belanda di Indonesia. Akibat pemberontakan tersebut, Cut Nyak Dien menjadi buronan bagi Belanda untuk ditangkap dan diasingkan.

Baca Juga: Kenapa Orang Indo Selalu Dipandang Remeh sama Orang Eropa di Hindia Belanda? Ini Alasannya

Dijelaskan oleh akun TikTok @kodelisme, saat berusaha untuk melindungi diri dari kejaran pasukan Belanda, Cut Nyak Dien justru harus menelan pil pahit akan hidupnya.

Pasalnya, ia harus dikhianati oleh orang kepercayaannya sendiri, Pang Laot yang secara diam-diam menemui komandan Belanda dan memberitahukan letak persembunyian dari Cut Nyak Dien serta pengikutnya.

Mengetahui hal tersebut, Cut Nyak Dien pun marah dan memberikan makian kepada Pang Laot. Ia mengatakan daripada Pang harus melaporkan keberadannya kepada Belanda, lebih baik Pang menikamnya mati.

"Pengkh*anat busuk! Lebih baik kasihani aku dengan menikamku mati," kata Cut Nyak Dien.

Usut punya usut rupanya pelaporan tersebut tidak lain untuk menyelamatkan nyawa sang pahlawan. Dari berbagai sumber sejarah menyebutkan jika Pang Laot sempat meminta Cut Nyak Dien untuk berunding dengan pasukan Belanda.

Namun, mengingat dirinya sudah tua dan sakit-sakitan ia menolak melakukan perundingan tersebut. Hingga Pang Laot pun memberitahukan persembunyian Cut Nyak Dien.

Akhirnya, Cut Nyak Dien pun diburu dan ditangkap oleh pasukan Belanda pada tahun 1905. Dalam sebuah potret, Cut Nyak Dien menangis lantaran merasa kecewa akibat ulah orang kepercayaannya tersebut. Ia diasingkan dengan dibawa ke Sumedang.

Hingga tahun 1908, Cut Nyak Dien menemui ajalnya dengan wafat di tanggal 6 November dan makanya berada di Sumedang.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Dewi Kania
Abdul Fattah
JOIN US
JOIN US