The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ular Semak Berduri, 'Bayi Naga' yang Tak Bisa Terbang di Afrika Tengah
Ular semak berduri/Spiny bush viper. (Instagram/@huskysal)
Fakta Dan Mitos

Ular Semak Berduri, 'Bayi Naga' yang Tak Bisa Terbang di Afrika Tengah

Kamis, 17 September 2020 13:00 WIB 17 September 2020, 13:00 WIB

INDOZONE.ID - Spiny bush viper atau ular semak berduri merupakan bagian dari kelas Reptilia dan berasal dari Afrika tengah.  Mereka dapat ditemukan di daerah tropis seperti hutan hujan, hutan atau rawa.

Nama ilmiah hewan ini adalah 'Atheris hispida' yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti berbulu dan berekor. 

Sekilas, ular semak berduri ini tampak seperti bayi naga yang tidak bisa terbang. Tubuh bersisik mereka sangat mirip dengan makhluk bernapas api yang biasa kita lihat di banyak film fantasi.

Spiny bush viper / ular semak berduri.
Spiny bush viper / ular semak berduri. (Instagram/@mgkuypers)
 Ular semak berduri/Spiny bush viper
Ular semak berduri. (Instagram/@reptiles.chronicles)

Sisik tubuh mereka yang runcing dan pupil mata mereka benar-benar memberi kemiripan seperti meniatur naga. 

Hewan ini tergolong ular yang relatif kecil dengan panjang mencapai 29 inci atau sekitar 74 cm. 

Ular semak berduri adalah hewan berbisa. Racun mereka bersifat neurotoksik dan dapat menyebabkan pendarahan serius pada organ dalam. 

Spiny bush viper/ular semak berduri. Ular naga
Spiny bush viper/ular semak berduri. (wikipedia)

Sebagai hewan nokturnal ular ini menghabiskan siang hari dengan berjemur di bawah sinar matahari di atas bunga dan daun dari pohon yang lebih kecil. 

Masih banyak lagi yang harus dipelajari tentang ular ini. Informasi tentang populasi mereka juga belum diketahui karena lokasi hidup yang terpencil dan aktivitas nokturnal mereka.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Reka
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US