The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Erupsi, Ini 5 Mitos Gunung Semeru yang Masih Jadi Misteri di Kalangan Pendaki
Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur (Pixabay)
Fakta Dan Mitos

Erupsi, Ini 5 Mitos Gunung Semeru yang Masih Jadi Misteri di Kalangan Pendaki

Minggu, 05 Desember 2021 12:11 WIB 05 Desember 2021, 12:11 WIB

INDOZONE.ID - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021). Gunung tersebut erupsi disertai awan panas guguran yang terjadi sekira pukul 15.00 WIB.

Akibat erupsi tersebut, sejumlah desa yang tak jauh dari Gunung Semeru seperti Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, lalu Supiturang, Pronojiwo, Lumajang terdampak hujan abu vulkanik.

Berdasarkan keterangan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada sebanyak 13 orang yang dilaporkan meninggal dunia akibat erupsi Gunung Semeru.

Gunung Semeru merupakan gunung yang berada di wilayah yang mencakup Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang di Jawa Timur.

Gunung tersebut telah lama menjadi gunung favorit para pendaki di Tanah Air karena menawarkan keindahan serta keistimewaan yang luar biasa.

Namun di balik keindahannya, Gunung Semeru menyimpan sejumlah mitos yang hingga kini masih menjadi mister di kalangan pendaki.

1. Ikan mas penjaga Ranu Kumbolo

mitos di gunung semeru
Ranu Kumbolo (Pixabay)

Ranu Kumbolo menjadi salah satu spot kegemaran para pendaki Gunung Semeru. Danau yang menawarkan keindahan ini terdapat mitos-mitos yang masih menjadi misteri di kalangan pendaki.

Seperti diketahui, para pendaki dilarang melakukan kegiatan memancing atau menangkap ikan di danau tersebut.

Sebab konon katanya, ikan mas yang berada di perairan Ranu Kumbolo merupakan titisan seorang dewi yang berperan untuk menjaga Ranu Kumbolo.

2. Dilarang mandi di Ranu Kumbolo

mitos di gunung semeru
Ranu Kumbolo (Pixabay)

Selain dilarang untuk memancing ikan, para pendaki juga dilarang untuk membersihkan tubuh alias mandi di air Ranu Kumbolo.

Bukan tanpa alasan, air danau tersebut dianggap suci dan digunakan untuk proses ritual keagamaan, dalam hal ini Hindu.

Oleh karena itu, pendaki yang berkemah di sekitar Ranu Kumbolo dilarang mandi atau mencuci apapun dengan menggunakan air danau tersebut.

3. Kisah tentang Mbah Dipo

mitos gunung semeru
Ilustrasi (Pixabay)

Masyarakat setempat dan para pendaki pasti sudah tidak asing dengan nama Mbah Dipo. Ya, dia dianggap sebagai kuncen atau juru kunci Gunung Semeru yang telah meninggal dunia.

Hingga saat ini, nama Mbah Dipo masih terus dikenang oleh masyarakat setempat dan pendaki.

Oleh karena itu, jika Gunung Semeru erupsi, maka penduduk sekitar harus pergi ke arah sungai dan dilarang untuk menuju Gunung Sawur.

4. Dianggap sebagai paku Pulau Jawa

mitos gunung semeru
Puncak Mahameru (Pixabay)

Puncak Gunung Semeru yang dikenal dengan nama Mahameru diklaim sebagai puncak tertinggi di Pulau Jawa.

Konon katanya, Gunung Semeru dibawa oleh para dewa untuk menjadi paku yang bertujuan memberikan kesimbangan bagi Pulau Jawa.

Sebab dulunya, Pulau Jawa masih terombang-ambing di lautan. Jadi untuk keseimbangan, maka dibawalah Gunung Semeru.

5. Mitos "Tanjakan Cinta"

mitos gunung semeru
Tanjakan Cinta (Instagram/erikpramana5)

Di Gunung Semeru, terdapat salah satu spot bernama Tanjakan Cinta. Tanjakan tersebut merupakan akses bagi para pendaki menuju puncak Semeru dari Ranu Kumbolo.

Konon katanya, jika para pendaki berhasil melalui tanjakan tersebut tanpa istirahat dan menoleh ke belakang, maka doa yang baik untuk percintaan akan dikabulkan.

Tanjakan tersebut sebenarnya tidak terlalu terjal, hanya saja jarak yang dilalui lumayan panjang dan melelahkan.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Abul Muamar
Nanda
Abul Muamar

Abul Muamar

Editor
Nanda

Nanda

Writer
JOIN US
JOIN US