The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Apakah Hewan Melakukan Social Distancing Saat Terserang Penyakit?
Semut, salah satu hewan yang melakukan jarak sosial. (Pexels/Skyler Ewing)
Fakta Dan Mitos

Apakah Hewan Melakukan Social Distancing Saat Terserang Penyakit?

Kamis, 03 Desember 2020 09:39 WIB 03 Desember 2020, 09:39 WIB

INDOZONE.ID - Saat ini kita sering mendengar istilah social distancing atau jarak sosial terlebih akibat penyebaran pandemi di seluruh negeri. 

Social distancing sendiri adalah tindakan menjaga jarak aman dari orang lain untuk memperlambat penyebaran penyakit menular.

Sebagian dari kita mungkin merasa tak wajar dan aneh untuk melakukannya namun di dunia hewan hal ini telah cukup umum terjadi. 

Hewan di dalam dunianya juga melakukan praktik jarak sosial saat mereka tertular penyakit, atau menjauhi individu yang terinfeksi untuk melindungi diri mereka dan membatasi penyebaran penyakit. 

Memang tidak diketahui secara pasti bagaimana hewan dapat mengidentifikasi individu yang sakit. 

Namun  selama beberapa dekade terakhir, para ilmuwan telah belajar lebih banyak tentang social distancing hewan.

Misalnya saja kodok banteng (Rana catesbeiana) yang melakukan jarak sosial saat satu individu tertular infesi jamur (Candida humicola) yang memengaruhi usus banyak spesies. 

Kodok banteng, salah satu hewan yang melakukan social distancing
Kodok banteng. (wikipedia)

Peneliti menemukan individu yang tidak terinfeksi menghabiskan lebih dari 75% waktunya untuk menghindari katak yang terinfeksi. 

Jarak sosial juga dilakukan semut. Meski disebut makhluk hidup yang sangat sosial namun mereka mengubah prilakunya saat menghadapi parasit penyebab penyakit. 

Semut penjelajah lebih mungkin terinfeksi daripada pekerja dalam ruangan, karena mereka menghabiskan lebih banyak waktu di luar sarang. 

Baca Juga: Bertubuh Kecil, Semut Ternyata Bisa Angkat Benda hingga 5.000 Kali Lipat dari Bobotnya

Ilustrasi semut pekerja.
Ilustrasi semut pekerja. (Pexels/Carlos Pernalete Tua)

Peneliti juga menemukan pemisah yang jelas antara mereka yang berisiko tinggi terinfeksi (semut pencari makan) dan mereka yang dianggap individu bernilai tinggi, seperti perawat semut dan ratu. 

Pemisahan ini berarti bahwa setiap kali sarang dihadapkan pada wabah penyakit, ratu dan perawat mengisolasi diri mereka dari penjelajah untuk mengurangi penularan penyakit.

Sayangnya tak banyak peneliti yang berhasil mendokumentasikan jarak sosial yang dilakukan hewan, namun jelas bahwa hewan telah melakukan hal ini jauh sebelum manusia mempelajarinya. 

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Reka
Reka

Reka

Writer
JOIN US
JOIN US