The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Kamasutra Versi Jawa, Isi Serat Centhini Disebut Lebih Dahsyat
Serat centhini. (dolananklithikan)
Fakta Dan Mitos

Kamasutra Versi Jawa, Isi Serat Centhini Disebut Lebih Dahsyat

Serat centhini berisi tentang seksual.

Kamis, 27 Februari 2020 14:01 WIB 27 Februari 2020, 14:01 WIB

INDOZONE.ID - Dalam hubungan seksual, mungkin beberapa pasangan menjadikan posisi dalam kamasutra sebagai variasi untuk bercinta.

Selama ini, kamasutra dari India banyak dipakai sebagai acuan dalam hal percintaan. Padahal di Indonesia juga ada kamasutra lho. Namanya serat centhini.

Beberapa pengamat sastra mengungkapkan serat centhini lebih dahsyat dibandingkan dengan kamasutra dari India.

Serat centhini merupakan karya sastra Jawa Kuno yang dibuat oleh Yasadipura II, Ranggasutrasna, dan R. Ng. Sastradipura yang terdiri atas 722 tembang lagu Jawa berisi tentang seksual.

Mengenal Serat Centhini, Kamasutra Versi Jawa
Ilustrasi berhubungan seksual. (Envatoelements/nd3000)

Dari jurnal berjudul Nilai Edukasi Metafora Teks-teks Seksual dalam Serat Centhini Karya Pakubuwana V, isi mengenai Serat Centhini sedikit terungkap.

Pendidikan seks bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa masih dianggap tabu. Pembicaraan tentang seks dianggap tidak senonoh. Akan tetapi di dalam Serat Centhini, model penyampaian pendidikan seks dikemas secara menarik tetapi tetap santun

Karya sastra ini tepatnya terbit pada tahun 1815 atas perintah Paku Buwono V, Kraton Surakarta. Buku ini menceritakan perjalanan cinta Amongraga dan Tambangraras.

Centhini II (Pupuh Asmaradana) menceritakan lokasi genital yang erat kaitannya dengan permainan seks. Misalnya, cara membuka atau mempercepat orgasme pada wanita dan mecegah atau mempercepat orgasme pada pria.

Sementara dalam centhini IV (Pupuh Balabak) dijelaskan mengenai Pratingkahing Cumbana atau gaya berhubungan intim serta sifat perempuan dan cara membangkitkan nafsu asmaranya.

Tak hanya tentang gaya bercinta, dalam serat centhini juga terdapat ramuan pengobatan seksual yang dikenal 'jalu husada'. Obat tersebut dipercaya dapat mencegah air mani encer sehingga mudah memperoleh keturunan.


Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Desika Pemita
Yulia Marianti

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US