The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Peneliti Temukan Metode Baru untuk Temukan Kanker Lewat Tes Darah
Pecobaan tes darah. (photo/Dok. National University of Singapore)
Fakta Dan Mitos

Peneliti Temukan Metode Baru untuk Temukan Kanker Lewat Tes Darah

Rabu, 09 Juni 2021 10:26 WIB 09 Juni 2021, 10:26 WIB

INDOZONE.ID - Ketika berhadapan dengan kanker, menemukan perawatan yang paling efektif sedini mungkin menjadi sangatlah penting. Tes darah baru dapat membantu dokter menentukan hal itu. Para ilmuwan dilaporkan telah menemukan cara untuk menganalisis darah yang memberi tahu mereka dalam waktu 24 jam apakah terapi kanker yang ditargetkan mempunyai efek pada pertumbuhan tumor. 

Perubahan haluan yang begitu cepat berarti bahwa perawatan bisa dengan cepat diadaptasi atau dipikirkan kembali. Hal ini disebut dengan pemantauan vesikel ekstraseluler dari okupansi kimia molekul kecil dan ekspresi protein, dan bekerja dengan mencari vesikel ekstraseluler dalam darah. Dalam hal ini, sel kanker yang terkena obat akan keluarkan EV dengan jejak obat di dalamnya.

“Prosedur konvensional seperti pencitraan tumor tidak hanya mahal tetapi juga tertunda,” kata ahli biofisika Shao Huilin dari National University of Singapore (NUS). 

“Untuk metode ini, efektivitas pengobatan baru bisa ditentukan setelah berminggu-minggu." jelasnya.

"Menggunakan ExoSCOPE, kami dapat langsung mengukur hasil efektivitas obat dalam waktu 24 jam setelah memulai pengobatan. Ini akan secara signifikan mengurangi waktu dan biaya untuk pemantauan pengobatan kanker." lanjutnya. 

EV setidaknya 100x lebih kecil dari diameter rambut manusia. Mereka tidak dapat dilihat dengan mikroskop standar, tapi pakai penganturan sensor khusus melibatkan jutaan nanoring emas, para ilmuwan mampu memperkuat sinyal obat yang diberikan EV. Lewat analisis canggih dari sinyal cahaya yang dikeluarkan sampel darah yang dikumpulkan, sistem ExoSCOPE dapat menunjukkan apakah obat telah mencapai targetnya dalam tubuh. 

"Metode ini hanya membutuhkan sedikit sampel darah untuk analisis dan setiap tes membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk diselesaikan," jelasnya.

"Dengan cara ini, dokter dapat memantau respons pasien terhadap pengobatan lebih teratur selama pengobatan, dan membuat penyesuaian tepat waktu untuk menyesuaikan pengobatan untuk hasil yang lebih baik." tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Fernando Sutanto
JOIN US
JOIN US