The Most Engaging Media For Millennials and GEN Z

Ketahui Fakta Keringat pada Bayi yang Baru Lahir
Ilustrasi bayi berkeringat. (Unsplash/ Marcin Jozwiak)
Fakta Dan Mitos

Ketahui Fakta Keringat pada Bayi yang Baru Lahir

Senin, 21 Desember 2020 10:12 WIB 21 Desember 2020, 10:12 WIB

INDOZONE.ID - Jika sebelumnya kita pernah membahas bayi baru lahir yang tidak memiliki air mata. Maka kali ini kita akan membahas mengapa bayi baru lahir hampir tidak berkeringat selama beberapa minggu pertama hidupnya? 

Dengan alasan yang sama, itu terjadi karena kelenjar keringat belum berfungsi sepenuhnya. 

Livescience menyebutkan, manusia memiliki dua jenis kelenjar keringat, yang disebut kelenjar ekrin dan apokrin, keduanya terbentuk pada bayi baru lahir meskipun belum menghasilkan keringat.

Setelah bayi lahir, kelenjar ekrin yang paling aktif adalah yang ada di dahi. Barulah segera setelah itu bayi mulai berkeringat di bagian tubuh dan tungkai.

Karena bayi baru lahir tidak bisa berkeringat sepenuhnya, mereka mengandalkan pengasuh untuk menjaga mereka tetap dingin. 

Sebab itu untuk kalian yang memiliki bayi, penting untuk mewaspadai tanda-tanda mereka kepanasan. 

Bayi berkeringat berlebihan. Bahaya bayi berkeringat
Ilustrasi bayi tidur. (Unsplash/Peter Oslanec)

Jika bayi terlalu hangat, lepaskan saja selapis pakaian atau gunakan kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara.

Tetapi begitu kelenjar mereka mulai mengeluarkan keringat, hal itu juga akan menjadi kekhawatir sejumlah orangtua. 

Terlebih bayi mereka yang berkeringat terlalu banyak saat makan atau tidur. 

Jangan khawatir, berkeringat pada bayi adalah hal biasa. Salah satu alasannya karena tubuh bayi masih belum matang dan masih belajar mengatur suhunya sendiri.

Dan pada saat yang sama, bayi sering berpakaian berlebihan dan menjadi panas, tetapi mereka tidak dapat melakukan apa pun sendiri untuk menyelesaikan masalah itu. Juga tidak dapat memberi tahu Anda apa masalahnya.

Meski bekeringat adalah hal normal namun tetap harus waspada karena keringat berlebihan adalah tanda masalah kesehatan bayi terlebih jika disertai gejala lain. 

Artikel Menarik Lainnya:


TAG
Reka
Reka

Reka

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US
JOIN US